Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ancam Tanami Pisang di Jalan Jeruk – Sombo

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ancam Tanami Pisang di Jalan Jeruk – Sombo

 

LUMAJANG Gempurnews.com. – Warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang hingga saat saat ini mengeluhkan rusaknya jalan menuju Desa mereka. Pasalnya jalan yang menjadi akses menuju kota sudah bertahun – tahun tak kunjung diperbaiki.

Menurut warga, sudah lama jalan ini tak diperbaiki. Warga mengaku pernah melakukan perbaikan dengan cara menutup jalan rusak tersebut menggunakan bahan seadanya.

“Tapi ya namanya bahan seadanya, mau gimana lagi. Sebentar saja ya mrotol lagi” ujar salah seorang warga kepada Gempur.

Ketika dimintai komentar terkait rasaknya Jalan tersebut, Samat, Kepala Desa Sombo mengatakan, “Jalan Sombo ini kan jalan poros antar Kabupaten, makanya kita berharap sekali Pemkab Lumajang memperbaikinya ditahun 2019 ini, karena kalau tidak, warga disini ancam tanam pohon pisang,” ujar Samat

Keluhan yang sama dilontarkan salah seorang pedagang yang mengaku berasal dari Desa Sawaran Kulon, yang setiap dua minggu sekali dirinya berjualan barang barang plastik ke Desa Sombo, Ia mengatakan “Akibat kondisi jalan seperti ini, kendaraan saya sering macet. Abot abote golek pangan mas, ” tuturnya.

“Kalau sudah musim hujan, jalan ini sangat berbahaya sekali,” ujar Tantri warga Desa setempat.

Warga berharap Pemkab Lumajang segera mengambil tindakan untuk menangani hal ini, mengingat jika muim hujan kondisi jalan semakin memprihatinkan sehingga sulit dilalui para pengendara..

Tidak hanya warga, Samat, Kades Sombo pun menegaskan, “Mestinya Desa Sombo ini diberikan perhatian lebih oleh Pemerintah, karena rakyat sini sangat patuh, termasuk urusan membayar pajak. Jika Pemkab Lumajang tak mau mendengarkan keluhan warga, mungkin warga lebih nyaman memilih menjadi warga kota Probolinggo,” pungkas Samat (bam)


No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*