Dari Pengembangan Dan Kesepakatan Warga Desa Sei Rahayu I BUMDES Hasilkan Mesin Tenun Tradisional

Dari Pengembangan Dan Kesepakatan Warga Desa Sei Rahayu I BUMDES Hasilkan Mesin Tenun Tradisional

 

 

Barito Utara.Gempurnews-Alokasi Dana Desa selain untuk pembangunan infrastruktur juga bisa menujang sarana dan prasana lainnya,seperti digunakan untuk membuat aset Badan Usaha Milik Desa.Seperti yang dimiliki oleh desa Sei Rahayu I,  Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara Kalteng.

 

Suryadi pj.Kepala Desa Sei Rahayu I,  Selasa 18 juni saat ditemui Wartawan mengatakan,  sejak tahun 2018 badan usaha milik desa ini telah didirikan atas kesepakatan bersama masyarakat desa,dan berhasil merealisasikan mesin tenun tradisional.

 

Badan usaha milik Desa didirikan dengan mendapat modal awal yang menggunakan dari dana desa sebesar Rp 100 juta, hingga sekarang menghasilkan mesin tenun tradisional.mesin tenun tersebut meproduksi produk barang berupa kain sudah jadi,serta  hasilnya telah dipasarkan di sekitar kota Muara Teweh.

 

Produk tenun itu berupa kain sudah jadi.Selain dipasarkan dalam desa kita juga melayani pembelian dari luar desa,  melalui orang yang sudah kita tunjuk sebagai pengurus Bumdes,kata Suryadi.

 

Suryadi juga berharap dengan adanya badan usaha milik desa seperti mesin tenun tradisional ini,  akan menambah penghasilan tarap hidup warga desa.terkait dengan masalah pemasaran kami akan berkoordinasi dan mohon agar dibantu oleh dinas terkait,  salah satunya adalah melalui promosi pada tiap kesempatan. Dengan promosi tersebut,maka hasil tenun dari Sei Rahayu I dapat dikenal lebih luas, umumnya di wilayah Kalimantan tengah.

 

Lanjut Kades,memang untuk kerajinan tenun ini dikerjakan oleh perempuan.Mereka diberdayakan serta memiliki keahlian dan keterampilan di mesin tenun tradisional,mereka di pekerjakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga agar membantu meringankan beban dalam satu kelurga.

 

Dengan adanya usaha tenun milik desa ini, pekerja yang diutamakan berasal dari warga desa setempat. Para ibu-ibu dapat bekerja membantu ekonomi rumah tangga,  yang mana warga desa pada umumnya sebagai petani, “katanya.

 

Suryadi juga memaparkan kain tenun yang sudah jadi untuk satu helai kain dijual seharga Rp 150 ribu,  dan ada juga kurang dari itu,  karena melihat dari mutu benang tenunnya.Namun dijamin kualitas harga lebih murah dan mutu lebih baik,katanya

 

Diungkapkannya juga  dengan keberhasilan kegiatan usaha tenun ini badan usaha dapat lebih berkembang ditengah majunya industri modern. Oleh sebab itu,  kualitas adalah nomor satu demi menjaga usaha yang sudah dijalankan selama satu tahun ini … (SS).


Related Articles

Jelang Natal Dan Tahun Baru 2018 Sat Binmas Respaskot Bersama Bulog Operasi Pasar

Pasuruan Gempur News Com Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 Sat Binmas Polres Pasuruan Kota ( Respaskot) bersama Bulog Pasuruan

BUPATI AJAK PERANGI HOAK DAN FITNAH

LUMAJANG, Gempurnews.com — Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML, mengajak masyarakat untuk memerangi berita hoax, fitnah dan menjaga nilai-nilai agama di

Dealer Toyota Kepanjen Gelar Event Customer Gathering

GempurNews. Com – Indonesia – Jawa Timur – Kabupaten Malang. Dalam rangka menjalin keakraban dan silaturahmi antara customer, calon customer

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

<