PT. SAL Ingkar Janji, Warga Tiga Desa Sampaikan Aspirasi Ke DPRD Barut 

0
28

 

Barito Utara, Gempurnews.com- Aksi damai yang dilakukan warga dari tiga desa, untuk menyampaikan aspirasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Barito Utara, terkait permasalahan belum dapat kesepakatan antara pihak Perusahan Kelapa Sawit  PT.Satria Abdi Lestari (SAL) yang telah menjanjikan kerja sama kemitraan dengan warga tiga desa yaitu, Desa Nihan, Mukut dan Pendreh.

Juru bicara yang mewakili warga, Mangara Harianja sekaligus penerima kuasa dari warga tiga desa, saat ditemui Media Senin 7 Oktober mengatakan, kedatangan warga ke DPRD terkait permasalahan antara warga,dengan pihak perusahaan PT.Satria Abdi Lestari (SAL) yang telah menjanjikan kerja sama pola kemitraan dengan warga di tiga desa.

Menurutnya,warga Nihan, Mukut dan Pendreh bahwa pihak perusahaan bermacam-macam alasan, untuk berdalih dan menghindar dari kesepakatan. Sebelumnya, warga tiga desa ini telah menyerahkan lahannya kepada PT.SAL untuk digarap dan membangun usaha perkebunan kelapa sawit dengan pola kemitraan.

“Intinya kami meminta agar izin HGU dan izin usaha PT Satria Abdi Lestari (SAL) dicabut karena tidak ada kesepakatan dengan warga ditiga desa” ungkapny.

Di jelaskan lebih lanjut Warga tiga desa ini juga minta dikembalikan lahan yang telah dikelola oleh PT.SAL kepada pemiliknya, kemudian supaya dilakukan audit secara menyeluruh terhadap PT. SAL serta dilakukan peroses secara hukum.
Sementara itu, Ketua komisi II DPRD Barito Utara Edy Fran Aji,SH yang menerima langsung kedatangan masyarakat tiga desa tersebut, berjanji akan segera menyampaikan hal ini kepada Ketua DPRD Barito Utara.Akan mengkoordinasikan kepada para anggota DPRD di komisi II,terkait permasalahan antara warga tiga desa dengan PT. SAL tersebut (SS).