Upacara Ritual Adat Dayak Menyanggar Mamparasih Lebu Desa Benao Hulu

0
11

 

Baeito Utara.Gempurnews.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Benao Hulu, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara (Barut) menggelar upacara ritual adat Dayak Manyanggar (Mamparasih Lebu).Ritual ini dilaksanakan sejak tanggal 20 September hingga 7 Oktober 2019.

Ketua panitia pelaksana ritual adat dayak Manyanggar Desa Benao Hulu,”Buldut mengatakan gelaran ritual Adat Dayak Manyanggar ini sudah tradisi turun-temurun sejak masa nenek moyang dulu.
“Menurutnya,upacara ritual adat Dayak merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam tata cara kehidupan warga dayak.Manyanggar adalah sebuah upacara ritual adat yang tujuannya,do’a bagi setiap orang yang melaksanakan suatu pekerjaan,baik itu didalam maupun diluar rumah akan mendapat keselamatan.

“Dalam upacara ritual ini,juga ada acara pengusiran terhadap roh jahat yang berpotensi mengganggu pekerjaan warga desa,”katanya Minggu 6 Oktober 2019 di desa Benao Hulu.

Dijelaskannya ritual adat Manyanggar paling lambat digelar,sebulan setelah dilaksanakan pramanyanggar.Ritual dipimpin seorang mantir adat,dengan rapalan doa dalam bahasa Dayak Ngaju.”Dengan Aneka bentuk dan jenis makanan tersaji dalam dua buah tempat yang secara adat disebut samburup.

“Sebelum ritual adat digelar untuk mengumpulkan orang banyak,terlebih dahulu dilakukan persiapan seperti meminta izin keramaian,kepada pihak yang berwajib keamanan.Sehingga dalam pelaksanaannya,para pengunjung atau undangan wajib menjaga ketertiban bersama.

“Dan bagi oknum yang melakukan atau melanggar serta membuat keonaran, di saat pelaksaaan ritual Manyanggar tengah berlangsung akan dikenakan sanksi dan didenda sesuai dengan peraturan Adat yang berlaku,”kata Kades Benao Hulu yag juga sebagai ketua panitia. (SS).