Cegah BAB Sembarangan, DKI Bangun Septic Tank Komunal

0
31

 

JAKARTA Gempurnews.com. —
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp166,2 miliar untuk pembangunan septic tank komunal.

Anggaran itu terlihat dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2020.

Septic tank komunal atau sistem pengelolaan air limbah domestik itu direncanakan akan dibangun untuk 30 lokasi di wilayah ibukota RI tersebut pada 2020.

“Rp166 miliar kita bangun septic tank-nya saja, nanti baru disambung ke pembuangan-pembuangan limbah milik warga,” ungkap Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf saat dikonfirmasi, Senin (7/10).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan untuk memberikan subsidi kepada pembuatan atau perbaikan septic tank senilai Rp 10 miliar. Subsidi ini untuk mencegah adanya warga DKI yang BAB sembarangan lagi.

“Septic tank diberikan kepada 10 ribu masyarakat dengan nilai Rp 10 juta per septic tank,” ucap Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Edi Sumantri di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Tidak semua masyarakat Jakarta bisa mendapat subsidi septic tank. Ada beberapa kriteria yang ditentukan.

“Yang terima kriteria subsidi adalah, pertama, rumah yang belum memiliki tanki, rumah yang memiliki tanki namun bocor, rumah di kawasan kumuh, rumah yang wilayahnya terdampak rob, air tanah tinggi, tingkat bakteri E. coli yang tinggi,” kata Edi.

Sedangkan Direktur Utama PD PAL Jaya, Subekti, mengatakan target subsidi ini untuk mencegah warga DKI BAB sembarangan. Adapun mereka yang berhak menerima ialah masyarakat yang tak punya akses toilet dan tangki.

“Iya, salah satu sasaran adalah yang masyarakat yang tidak memiliki akses toilet, yang tidak punya WC,” ucap Subekti terpisah. (Jen)