Sengketa Tumpang Tindih Lahan, DPRD Barito Utara Gelar RDP

0
16

 

BARITO UTARA Gempurnews.com –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara PT Permata Indah Sinergi (PIS) dengan warga Desa Benoa Hulu, Benoa Hilir, dan Desa Teluk Malewai, Kamis (16/01/2020).

Bertempat di ruang rapat DPRD, RDP dihadiri oleh Management Perusahaan, Project Manager PT PIS, Arnoldus Wea, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Barito Utara, perwakilan dari Kadis Pertanian, perwakilan Camat Lahei Barat, Kapala BPN, Tokoh Adat, Kades Benao Hulu, Kades Benao Hilir dan Kades Teluk Malewai serta tiga puluh warga Desa, dan 8 orang pemilik lahan.

Rapat berlangsung dengan agenda tuntutan ganti rugi masyarakat pemilik tanah dan kebun, dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Sastra Jaya dan Wakil Ketua I Parmana Setiawan, ST serta didampingi Sembilan anggota Dewan dari Komosi I, II dan Komosi III DPRD Barito Utara.

Dalam Notulen rapat dituliskan, ada beberapa pertanyaan dan jawaban serta penjelasan baik dari warga Desa, pihak Management PT.PIS, Eksekutif dan Legislatif. RDP yang telah disampaikan maka, disimpulkan bahwa Kepala Desa, pemilik lahan, Pihak Prusahaan dan Tokoh Adat, akan duduk bersama menyelesaikan permasalahan sengketa tumpang tindih lahan, dengan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam waktu maksimal 15 hari kedepan.

Dari Notulen kesimpulan terakhir dalam RDP Hearing di ruang rapat DPRD, mengenai tuntutan ganti rugi masyarakat pemilik tanah dan kebun, akan dijadwalkan kembali pada rapat Banmus yang akan datang. Demang Barito Utara menjadwalkan pertemuan kembali, antara pihak Management Prusahaan dengan pemilik tanah dan Kebun. (SS).