Jelang Pilkada Jember
Relawan Dari 31 Kecamatan se-Kabupaten Berikan Amanat Pada Djoko Susanto

0
18

Jember, gempurnews.com – Pentingnya semangat persatuan untuk membangun Jember melandasi komunitas relawan Djoko Susanto (Pro Djo’s) dalam menjalin tali silaturahmi antar anggota.

Semangat kebersamaan itu, salah satunya ditunjukkan pada Minggu 9/2 2020 yang dipusatkan di lapangan Mangli kecamatan Sempusari Jember. Saat itu, relawan Pro Djo’s berkumpul dan menunjukkan eksistensinya dalam mengusung Djoko Susanto sebagai bakal calon bupati Jember periode 2020-2025.

Suasana kebersamaan relawan Pro Djo’s patut diacungi jempol. Betapa tidak, Djoko Susanto bersama relawannya tetap saja melangsungkan acara silaturahmi ke warga sepanjang jalan di Kelurahan Mangli kendati hujan mengguyur. Bahkan, ditengah guyuran hujan pun Djoko tetap menyalami warga yang menyambut tim relawan Pro Djo’s.

Koordinator relawan Pro Djo’s, H. Darsan pada gempurnews menjelaskan dirinya bersama ribuan relawan lain, yang tersebar di 31 kecamatan sekabupaten, melihat sosok yang dinilainya tepat sebagai bupati Jember untuk 5 tahun kedepan.

Bahkan, Darsan juga menilai, sosok Djoko patut dibanggakan. Pasalnya, selain religius dan merakyat, kemampuan Djoko dalam tata kelola pemerintahan juga mumpuni. “Saya bersama ribuan relawan lain yakin akan bisa membawa Jember lebih baik lagi,” ungkapnya.

“Secara umum, Jember sekarang sudah baik. Tapi saya yakin sosok Djoko akan bisa meningkatkan menjadi lebih lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Djoko Susanto, pada gempurnews mengungkapkan, dirinya terharu melihat semangat relawan-relawannya.

Oleh karena itu, masih kata Djoko, dirinya bertekat akan membangun Jember lebih baik dn bermartabat.

Saat ditanya, program kedepan untuk Jember, dirinya tak mau merinci lebih detail. Pasalnya, menurut Djoko, pihaknya hanya akan memberikan bukti nyata. Terutama, saat dirinya diberi amanat oleh warga Jember untuk memimpin. “Insha Allah, kalau saya diberi amanat oleh warga Jember, Kita akan menunjukkan kalau Jember akan lebih maju. Mulai dari SDM, tata kelola pemerintahan maupun tata kelola Sumber Daya Alam,” tutur Djoko.

Lebih lanjut, Djoko mengungkapkan, apabila amanat dari warha Jember d8a terima, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) warga akan ditingkatkan dulu. “Mulai dari kesehatan hingga peningkatan kualitas pendidikan, baik itu pendidikan umum maupun agama,” ungkapnya.

“Bagaimanapun juga ilmu agama itu memiliki peranan sangat penting dalam pembangunan. Bagaimana jadinya bila ilmu pengetahuan tidak disertai akhlak yang didasari keimanan pada Tuhan,” jelas Djoko Susanto. (bam/gopy)