Pronyek PTSL Desa Grujugan Lor Bondowoso Terealisasi

Pronyek PTSL Desa Grujugan Lor Bondowoso Terealisasi

 

BONDOWOSO Gmpurnews.com –
Adanya sorotan publik terkait keterlambatan Pronyek Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL), di Desa Grujugan Lor Kecamatan Jambesari Kabupaten Bondowoso, saat ini sudah terjawab. Pasalnya, sebanyak 119 sertifikat telah diberikan kepada yang berhak menerimanya, Rabu (19/2/20).

Penyampaian sertifikat tersebut langsung di berikan oleh pegawai BPN Kabupaten Bondowoso.

Sebelumnya, pelaksanaan Pronyek Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL), menjadi sorotan publik.

Kabarnya, ada dua media cetak menulis pembicaran masyarakat Desa Grujugan Lor tentang keterlambatan sertifikat yg masih belum di keluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menurut ketua panitia, Abdul Halim saat di konfirmasi media ini mengatakan, keterlambatan dikeluarkanya sertifikat dari BPN dalam proyek PTSL tersebut, bukan kesengajaan dari panitia PTSL Desa Grujugan Lor, akan tetapi masih dalam proses adminitrasi yang kurang lengkap.

Halim menambahkan, terkadang salah ketik untuk luas bidang tanah pada waktu pengukuran, tidak sesuai dengan model C dalam krawangan desa.

“Kami selaku panitia harus berhati hati karena salah sedikit tentang letak bidang tanah dikemudian hari kami yg di salahkan,” ujar Halim.

“Dalam isi pemberitaan tersebut, ada seorang warga yang mengatakan bahwa kami selaku panitia PTSL Desa Grujugan Lor, di anggap berbohong dan tidak sungguh sungguh mengurusi proyek ini. Menurut hemat kami selaku panitia PTSL di Desa Grujugan Lor, sudah berusaha semaxsimal mungkin untuk lebih cepat, dan kami selalu berkoodinasi dengan pihak BPN demi lancarnya program PTSL ini,” jelasnya.

“Kalau ada masyarakat yg tidak percaya monggo silahkan cek di kantor BPN Bondowoso,” terangnya lebih lanjut.

“Yang sudah masuk daftar sebanyak 973 bidang tanah dalam pengajuan sertifikat, dan nanti keluarnya sertifikat secara bertahap, kami selaku panitia PTSL berharap kepada masyarakat yang ikut PTSL untuk bersabar,” sambungnya.

“Yang menjadi kendala terlambatnya proses ini adalah tidak singkronnya Nomor Induk Bidang (NIB), maka dari itu kami selaku panitia bolak balik ke BPN untuk menyingkronkan NIB,” ujarnya lagi.

“Dan kami tahu orang yang mengatasnamakan masyarakat itu tidak mendaftarkan PTSL kepada kami selaku panitia, karena bidang tanah di daerah dia pada waktu pengukuran secara gogle (melalui satelit) itu berwarna kuning dalam artian sudah bersertifikat, ” imbuh panitia PTSL tersebut.

Melalui media ini, panitia PTSL Desa Grujugan Lor menyatakan maaf atas keterlambatan proyek PTSL tersebut.

“Kami selaku panitia PTSL Desa Grujugan Lor mohon maaf, dan kami selaku panitia akan berusaha semaxsimal mungkin untuk menyelesaikan program ini, dan bagi masyarakat yang ikut program ini kalau kurang puas, kami selaku panitia akan menerima teguran dan masukan demi suksesnya program, dan kami tunggu di skretariat panitia PTSL Desa Grujugan Lor,” pungkasnya. (ariyanto)


Related Articles

Ketua KPU Barut Melantik 45 Anggota PPK

  Barito Utara. gempurnews.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, H. Malik Muliawan, SH melantik 45 anggota

Nelayan Asal Lekok Meninggal Setelah Jatuh Ke Dalam Laut

Pasuruan Gempur News Com Nelayan asal Lekok bernama Sholechul Jannah umur (37) tahun warga Dusun Utara Tampung Rt 17 Rw

Angin kencang gulung sebagian wilayah teritorial Kodim O820/Probolinggo

Kepala staf Kodim 0820/Probolinggo Mayor Inf Teguh HW, mewakili Komandan Kodim 0820, mendampingi Wakil Bupati Probolinggo, Bpk Timbul Prihandoko untuk