Kepala Puskesmas Dan Humas Klarifikasi Ke Keluarga Korban Laka.

0
44

Sidoarjo,Gempurnews.com – Kepala Puskesmas Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo dr. Irawati, MM. Beserta Humas Budiono, didampingi PJ Yanis Hadi prasetyo, Carik, Yusril Fanani desa Wonoayu dan Bidan desa Wonoayu Roida Berkungjung di rumah korban laka Monadi, Warga desa wonoayu, (2/3/ 2020 ).

Kunjungan ini bertujuan mengklarifikasi adanya Kejadian pelayanan yang di Puskesmas Wonoayu dengan tidak adanya sopir Ambulans pada hari minggu, 23 februari 2020 pada saat terjadinya kecelakaan, yang sempat diberitakan lewat media Gempurnews edisi selasa, 25 februari 2020.

Awalnya ada kejadian Laka pada hari minggu, 23 februari 2020 pagi, Monadi yang saat itu mengendarai Honda supra X bernopol W 6190 UV tertabrak dari arah oleh pengendara motor Honda GL Nopol W 3231 XK yang dikendari Charlos Yogi Fernando, yang masih berstatus pelajar warga RT.11 RW.03 Desa Jedong Cangkring Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo dari arah barat ketimur.

Dengan Kunjungan Ini Sebagai bentuk perminta maaf dengan keluarga atas pelayanan yang dinilai kurang dan sekaligus bela sungkawa kekeluarga korban.

Kepala Puskesmas dr. Irawat Beserta Humas Puskesmas Budiono diterima Istri Korban Kolipah. dengan senang hati dan penuh kekeluargaan.
“Terima kasih atas perhatian ke keluarga saya , bapak ibu bisa berkunjung kerumah saya.” ujar kolipah

Istri korban Kolipah, menjelaskan jika suaminya meninggal di RS Anwar Medika Desa Belung Bendo Kecamatan Balung Bendo Kabupaten Sidoarjo jam 11, 30. pada waktu di rumah sakit suaminya kesakitan dan sempat membanting bantingkan badannya karena memang ada riwayat sakit ginjal yang dioperasi 2 tahun lalu.

” saya berterima kasih atas kepedulian Ibu dan Bapak Puskesmas Desa Wonoayu, Pak Lurah beserta Pak Carik Desa Wonoayu dan Ibu Bidan Desa Wonoayu atas kunjungan dan bela sungkawa kepada Almarhum Suami saya.” Tambahnya

Humas Puskesmas Budiono merasa lega, akhirnya bisa meluruskan kejadian ini yang selama ini menjadi polemik di masyarakat.

” saya akan berupaya maksimal dalam pelayanan kepada masyarakat, dan saya pastikan tidak akan ada lagi kekosongan sopir Ambulan, biarpun hari libur minggu maupun hari besar pasti ada siaga 24 jam .” Tambah Budi saat dikonfirmasi Gempurnews ( yuli )