Akibat Pengeroyokan, Beberapa LSM Dan Advokad Datangi Grand Royal Resto

0
17

Banyuwangi, Gempurnews-
Puluhan aktivis dari berbagai LSM, Advokad dan Media cetak maupun online, mendatangi Grand Royal Resto di desa Gambiran kecamatan Gambiran (08/03), menemui pihak menejemen Grand Royal untuk Konfirmasi terkait pengeroyokan salah satu pengunjung, beberapa hari lalu.

Para aktivis di sambut oleh jasa keamanan Grand Royal Bayu Sugiarto, di depan pintu masuk Grand Royal dan penjelasan terkait kejadian yang di alami salah satu pengunjung.

“Begini mas mas semua , sedikit saya jelaskan dulu dan nanti bisa di cek di cctv-nya,”ujar Bayu pada semua awak media maupun LSM.

Untuk memperlihatkan cctv dan hanya beberapa perwakilan saja yang boleh ikut melihat cctv, dengan alasan ruangan sempit, sehingga diwakili dari Advokad,LSM dan korban.

“Setelah melihat cctv nanti bisa menganalisis siapa si pelaku,” ujar bayu.

Setelah melihat cctv, masih kata Bayu, mungkin bisa menyimpulkan serta ada tambahan dari pekerja Grand Royal yang bisa dimintai keterangan.

“Besuk pihak kepolisian juga memanggil beberapa pekerja Grand Royal yang mengetahui kejadian pengeroyokan untuk dimintai keterangan untuk memudahkan penyelidikanya,” tambah bayu dihadapan para awak media dan LSM.

Sementara wahyu ( sengon ), salah satu anggota sebuah LSM mengatakan, dengan adanya Grand Royal Resto yang berada di desa Gambiran Kecamatan Gambiran patut diduga tidak aman dan bisa memicu konflik, kericuhan serta potensi kekacauan.

“ini sudah jelas disinyalir kurang aman, apalagi security Grand Royal hanya beberapa orang penjaga saja, sekelas Grand Royal Resto yang ada karaokenya semestinya sangat safety,”jelas Wahyu.

” ini juga ada room karaokenya lengkap ada LC nya, biasanya kalau sudah ada LC identik menjual berbagai minuman ,dugaan saya juga ada minuman kerasnya juga,” imbuhnya

Kalau demikian ,lanjut wahyu, keberadaan Grand Royal Resto patut ditanyakan perijinan dan peruntukannya.

“kita akan tanyakan ke Dinas terkait perihal peruntukannya, karena di Grand Royal Resto sudah ada kejadian pengeroyokan dan kasusnya dalam penyelidikan oleh pihak berwajib , ya minimal tutup dulu sebelum kasusnya selesai,” pungkasnya.(relly/aris)