Pasien yang dipaksa pulang dari RSUD Cimahi Akhirnya meninggal dunia.

0
22

Gempur News-Kota Cimahi.
Pasien yang menderita radang dan pembengkakan di dekat anus warga RT 02- RW 19 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi Akhir nya menghembuskan napas nya pada hari Senin pukul 17.00 WIB di rumah nya.
Pasien atas nama Surahmat alias Endang sempat dirawat di RSUD Kota Cimahi setelah sekian lama menderita sakit radang pada bagian dekat anus,peradangan yang disertai pembengkakan itu sudah sangat parah sehingga mengeluarkan bau busuk yang menyengat serta ada belatung nya.Keluarga pasien sangat berharap kesembuhan ketika dilakukan perawatan.
Dengan berbekal KIS (Kartu Indonesia Sehat) Di bawa lah pasien Surahmat ke RSUD Kota Cimahi dengan Harapan akan ada kesembuhan,tetapi setelah 3 Hari dirawat pihak Rumahsakit menyuruh Pasien dan keluarga untuk membawa pulang dengan alasan jika rumah sakit menyaran kan untuk rawat jalan,padahal pasien masih dalam keadaan lemah,akhirnya pasien oleh keluarga pulang ke rumah dengan penuh kebingungan.
“Jangankan untuk berjalan,duduk saja tidak bisa Pak Surahmat ini jadi untuk berobat jalan sangat tidak mungkin juga masih lemah” jelas salah satu keluarga yang tidak mau disebut nama nya. Setelah dirawat lebih dari seminggu dirumah nya di Jln.Cihanjuang Gg.H.Syafei RT 02 – RW 19 Kelurahan Cibabat,Kecamatan Cimahi Utara.
Pada keesokan Hari nya Hari Selasa Pukul 10 wib,serelah di Shalatkan di masjid Akhirnya di berangkatkan untuk di makamkan di Pemakaman Umum Embah Cikur Cihanjuang.

Ketika pihak RSUD diminta konfirmasi perihal di persilagkan pulang nya pasien atas nama Surahmat,salah satu perawat menjelaskan bahwa pasien harus di pulangkan dulu dan dirawat di rumah,karena kondisi nya harus stabil dulu jika ingin dilakukan operasi pada radang dan pembengkakan diwilayah anus nya.Ketika di beritahukan pasien masih dalam keadaan lemah perawat kukuh harus memulangkan pasien.Padahal jika mengacu pada Permenkes no.4 tahun 2018 pasal 17 ayat (1),pasal 17 ayat 2 hurup a,b,c,d,e dan f.Jelas sudah merupakan suatu pelanggaran.Karena memulangkan Pasien dalam keadaan masih sakit dan lemah.

Pihak Dirut RSUD ketika diminta konfirmasinya melauli WA tidak merespon,baru setelah dikabarkan bahwa pasien telah meninggal dunia,hanya menyatakan berbela sungkawa.

Pihak kelurahan Cibabat yang dikabari melalui WA tidak memberikan respon,begitu juga pihak Kecamatan Cimahi utara Ketika diminta konfirmasi tidak memberikan jawaban.
Selamat jalan Pak Surahmat alias Endang,Sekarang Engakau tidak merasakan sakit lagi……
Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa Mu dan ditempatkan di Syurga Nya Allah SWT…Aamiin YRA (ASYAF)