Tanggap Covid-19, Fraksi PKB DPRD Banyuwangi Desak Desa Laksanakan SE Kemendes PDTT No. 8/2020

0
22

Banyuwangi, gempurnews.com – Fraksi PKB DPRD Kabupaten Banyuwangi mendesak seluruh Pemerintahan Desa di Kabupaten Banyuwangi untuk segera melaksakan Surat Edaran (SE) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) No. 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19.
Ketua fraksi PKB, Hj. Mafrochatin Ni’mah menyampaikan, surat edaran Kemendes PDTT itu merupakan acuan pelaksanaan desa tanggap Covid-19 dan pelaksanaan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang menggunakan dana desa.
“Fraksi PKB mendesak pemerintahan desa di Banyuwangi agar segera melaksanakan SE Kemendes PDTT No. 8 Tahun 2020 tentang desa tanggap Covid-19,“ tegas Ni’mah kepada Media, Selasa (31/03/2020).
Menurut Ni’mah, Kemendes PDTT tersebut memberikan perlakuan yang terbaik kepada masyarakat desa terkait dengan penanganan dan pencegahan virus corona yang saat ini sudah mulai merambah ke tingkat desa. “ Desa bisa segera membentuk relawan tanggap Covid-19 dan membuat pusat informasi penanganan dan pencegahan virus corona sehingga sosialisasi kepada masyarakat desa semakin cepat,“ ucapnya.
Dalam SE Kemendes PDTT juga mengatur pergeseran alokasi anggaran untuk kegiatan pembangunan desa secara swakelola dengan mengunakan sistem Padat Karya Tunai Desa untuk memperkuat daya tahan ekonomi dan pendapatan masyarakat desa.
“Utamakan pekerja berasal dari keluarga miskin, pengangguran, setengah pengangguran dan kelompok marginal lainnya,“ tegas Ni’mah.
Selanjutnya, imbuh Ni’mah, sistem pengupahan pekerja harus diberikan tunai secara harian dan yang terpenting dalam pelaksanaan program padat karya harus tetap mengunakan SOP kesehatan ditengah merebaknya virus corona. Pekerja tetap jaga jarak , gunakan masker, sering cuci tangan dan yang lainnya. “Kita minta Pemerintahan Desa segera melakukan realokasi APBDes mengunakan acuan SE Kemendes PDTT, dana desa dipergunakan untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan program PKTD,” pungkas Ni’mah.(sigit)