Dampak Corona, SRI MULYANI : Angka Pengangguran Bisa Bertambah

0
104

 

JAKARTA — Dampak Corona terhadap perekonomian nasional membuat pemerintah terus berupaya menjaga laju pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3% hingga akhir 2020 atau sesuai dengan skenario berat. Pemerintah juga sudah menyiapkan skenario sangat berat di mana ekonomi akan minus 0,4%.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam paparannya via video conference, Jakarta, Senin (18/5/2020).

Pada kesempatan itu dirinya juga mengungkapkan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka di Indonesia bisa bertambah jutaan orang.

“Dalam skenario berat kemiskinan naik 1,89 juta orang dan pengangguran naik 2,92 juta orang,” kata Sri Mulyani

Realisasi pada kuartal I-2020 hanya 2,7%, diluar dari perkiraan pemerintah. Melambatnya ekonomi Indonesia, dikarenakan tingkat konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat yang turun tajam, kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengungkapkan, jika penurunan tingkat konsumsi terus terjadi, maka mau tidak mau skenario pertumbuhan ekonomi akan masuk pada sangat berat, di mana pertumbuhan hanya minus 0,4%.

Dari skenario itu, jumlah kemiskinan dan pengangguran bertambah semakin banyak. “Kalau dari skenario lebih berat lagi, kemiskinan bahkan bisa meningkat di 4,86 juta dan pengangguran meningkat 5,23 juta orang,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengaku pemerintah terus berupaya menjaga laju pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3% hingga akhir 2020 atau sesuai dengan skenario berat.

“Kita masih gunakan skenario pertumbuhan ekonomi 2020 pada range 2,3% itu sudah jadi skenario berat yang sekarang jadi skenario optimis,” ujarnya. (red)