Forkopimka Krian Tinjau Kesiapan Kampung Tangguh Dusun Semampir

0
19

SIDOARJO — Forkopinka Krian tunjau langsung kesiapan kampung tangguh bertempat di Dusun Semamoir RT.24 RW.06 Desa Sidorejo Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, (28/5/2020)

Warga dan para Babinsa Koramil 0816/09 Krian, anggota Kodim 0816/Sidoarjo, dan Babinkamtibams Polsek Krian terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, satu diantaranya dengan mendirikan kampung tangguh, kali ini dibuat dengan menggandeng masyarakat di wilayah Dusun Semampir Desa Sidorejo Kecamatan Krian,

Dalam Pencegahan Virus Covid-19, Camat Krian Agus Maulidy. M. Si, Kapolsek Krian Kompol M. Kholil. S.H.M.H, Danramil 0816/09 Kapten INF Siswanto, Pasi Ter Kodim 0816 Kapten INF Moh. Said, Kepala Puskesmas Barengkrajan drg. Diah Widjajanti, Kepala Desa Sidorejo Agus Triana, Bidan Desa Sidorejo, Babinsa Pelda Hasan Basri, Bhabinkamtibmas Aiptu Zakfar juga hadir di tengah masyarakat Desa Sidorejo.

Kepala Desa Sidorejo Agus Triana mengucapkan terimakasih kepada semua instansi dan warga yang telah membantu pelaksanaan kesiapan kampung tangguh di Desanya. yang dalam hal ini kampung tangguh memiliki beberapa fasilitas penunjang dalam rangka kesiapan pencegahan penyebaran covid-19, diantaranya tersedianya posko Desa sebagai pusat pengendali kegiatan Desa Tangguh dan pengolahan data baik warga lingkungan maupun pendatang yang keluar masuk ke Desa.

Mengenai ketersediaan sarana check point berupa pos jaga pada akses masuk desa yang diawaki oleh potensi masyarakat seperti linmas, TNI-Polri yaitu Babinsa dan Bhabinkamtimas maupun unsur masyarakat lainya, yang bertugas melakukan kontrol dan pemeriksaan awal dan pendataan terkait siapa saja yang keluar masuk kedesa dengan melakukan protokol kesehatan meliputi pengukuran suhu badan, mewajibkan memakai masker dan mencuci tangan serta melakukan penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan maupun barang bawaan warga, ketersediaan lumbung pangan mandiri, sarana berupa ruang karantina, bilik disinfektan.

Dan apabila terdapat masyarakat yang datang dari wilayah zona merah seperti Surabaya dan Kota daerah lainnya maka harus dilakukan isolasi mandiri di tempat karantina desa selama 14 Hari dan itu sudah merupakan resiko dari protokol pencegahan Covid-19.

Yang dikatakan Kampung Tangguh yaitu seluruh elemen masyarakat harus antusias mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19, disiplin yang kuat untuk mematuhi peraturan dan semangat gotong rotong untuk saling membantu dalam setiap kegiatan.

Kemudian apresiasi diberikan oleh Forkopimka Krian Kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa serta seluruh warga Dusun Semampir Desa Sidorejo Kecamatan Krian ini untuk bergotong-royong di desanya antara warga dengan perangkat desa dan para TNI Polri sudah sangat baik dalam penanggulangan penyebaran Covid-19, ungkap Pelda Hasan Basri(jon)