Masih Zona Merah, Kota Cimahi Lanjutkan PSBB

0
34
Walikota Cimahi, Ajay M Priatna

 

CIMAHI – Kendati curva penyebaran virus corona sudah landai, namun hingga kini, Kota Cimahi masih berstatus zona merah. Oleh karena itu, Pemkot Cimahi tetap melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 4.

Hal tersebut juga dilakukan sambil merumuskan aturan teknis untuk pemberlakuan new normal.

Dikatakan Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, Prioritas perumusan kenormalan baru di Kota Cimahi diutamakan pada kawasan industri.

“Fokus pemikiran untuk kawasan industri, salah satunya adalah soal kapasitas pekerja di perusahaan maksimal 50%. Jangan sampai pengaturan ini jadi alibi perusahaan untuk mem-PHK atau merumahkan pekerjanya,” kata Ajay M. Priatna kepada wartawan di Jalan Karya Bakti Kota Cimahi, Sabtu, 30 Mei 2020.

Ajay menegaskan, hal serupa juga berlaku untuk operasional pasar tradisional dan pasar modern.

“Munculnya kasus positif covid-19 yang dialami pedagang Pasar Antri harus menjadi contoh agar kejadian serupa tak terulang,” ujar Ajay.

Tak dapat dipungkiri, imbuh Ajay, lamanya masa PSBB membuat masyarakat jenuh. Makanya kalau sektor industri dan perdagangan mau dijalankan, harus taat aturan. Lakukan tes covid, terapkan protokol kesehatan dengan optimal,” katanya.

Masih kata Ajay, dalam pelaksanaan PSBB tahap 4 yang digelar secara parsial, pihaknya tidak lagi melakukan penyekatan kendaraan di ruas jalan utama.

“Jalan protokol tidak disekat. Kita akan lebih fokus penjagaan de jalan tingkat supaya tidak terlalu bebas keluar masuk,” paparnya.

Terkait kenormalan baru, Pemkot Cimahi masih menggagas formulasi yang tepat.

“Kita tunggu perkembangan kondisi selama PSBB ini seperti apa,” ucapnya.

Sedangkan untuk tempat ibadah, Ajay menyatakan pekan depan akan dibahas bersama MUI Kota Cimahi.

“Untuk sekolah saya tidak berani buka, nanti saja lebih baik diundur. Kami tidak mau membahayakan anak-anak,” pungkas pria kelahiran Bandung itu. (asyaf)