DPRD Gelar RDP, PLN Ambil Rata-Rata Pemakaian Pelanggan

0
13

 

BARITO UTARA –Rapat Dengar Pendapat(RDP) digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Kabupaten Barito Utara, mengenai tagihan listrik ke pelanggan oleh pihak PLN yang sangat tinggi, sehingga membuat warga jadi resah.RDP tersebut telah dilansungkan pada ruang Sidang Paripurna,Selasa( 9/6/20).

Rapat Dengar Pendapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Permana Setiawan,ST didampingi Wakil Ketua II Sastra Jaya dan dihadiri Asisten III Sekda, Kabag Perekonomian Setda, Mewakili PT.PLN, Ketua YLKI, Camat teweh Tengah dan Lurah Lanjas serta gabungan anggota Dewan dari masing Fraksi.

Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi Golkar Drs.H.Asran merasa prihatin dengan hal ini bisa terjadi, sebab petugas tidak bisa turun lapangan untuk mencatat pemakaian pelanggan, sehingga membuat pihak PLN mengambil rata-rata pemakaian pelanggan bulan sebelumnya,oleh karena itu tagihan listrik warga mengalami kenaikan yang cukup fantastis.

“Banyak,”hampir semua warga Barito Utara yang mengeluh dan kaget.Terus terang saja kaget, bulan ini listrik sangat tinggi sekali bayarnya ke PLN.Biasanya, kan rumah-rumah kami kosong tidak ada orangnya bayar bebannya di bawah dari Rp.100.000 sekarang bulan April dan Mei Rp. 1.500.000,ā€¯ungkap H.Asran.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa petugas atau pegawai yang tidak bisa turun kelapangan itu kurang tepat.

“Saya lihat petugas pakai alat dan pasilitas cukup lengkap, tidak ada alasan sebenarnya untuk tidak ke rumah-rumah pelanggan untuk mengecek kembali kilometer yang dipakai,”katanya.

“Saya minta kepada pihak PLN, transparan dalam meberikan tagihan kepada pelanggan harus sesuai dengan pemakaiannya. kasian masyarakat yang terdampak Pandemi Covit-19 korban dari kenaikan tagihan listrik ini.Apalagi mereka yang miskin dan kurang mampu tidak berpenghasilan tetap,”jelas Asran. (SS).