Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi Bagikan Beras Premium Dibagikan Pada Warga Terdampak Covid-19

0
44
Asnadi, Sekretaris dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi/foto. asyaf

 

CIMAHI – Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi mengevaluasi proses penyaluran beras pada masyarakat terdampak Covid 19. Hal tersebut dijelaskan sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian, Asnadi (08/06/2020).

Lebih lanjut, Asnadi juga mengatakan jika pengadaan beras tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Pangan dan Pertanian yang berlokasi di jalan demang Hardja Kesumah Kota Cimahi.

Namun terkait anggaran, Asnadi menjelaskan, pihaknya hanya mendapat tugas dari bendahara umum daerah untuk melakukan pembelian beras ke Bulog.

Sedangkan yang berkaitan dengan kuota ketersedian beras, Asnadi belum memberikan penjelasan.

“Sesuai instruksi, semua yang terdampak berhak mendapatkan bantuan beras tersebut. Jika terdapat temuan warga yang belum mendapatkan bantuan, akan dilakukan verifikasi dan validasi data lanjutan,” ujar pria berkacama tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Asnadi juga menjelaskan, jika mengacu pada standar bulog, beras yang dibagikan kepada masyarakat memiliki nominal harga Rp 12.000/kg dengan kualitas premium. Pada standar kualitas medium nilainya Rp 10.000/kg. Sedangakan kualitas beras biasa memiliki nominal harga Rp 8.000/Kg.

“Sesuai Intruksi pimpinan, beras yang harus diberikan untuk masyarakat terdampak Covid adalah beras dengan kualitas Premium,” papar Asnadi.

Sementara itu, terkait dengan mekanisme pembelian beras, Asnadi mengatakan sudah menunjuk pihak ke 3 yaitu Bulog.

“Selain bulog harganya jauh lebih tinggi. Selain itu, aturan yang dipakai bulog berpedoman pada Peraturan Menteri tentang HET (Harga Eceran Tertinggi).

Asnadi juga meyakinkan, jika beras yang dibeli bukan beras oplosan. “Ada aparat penegak hukum yang mendampingi. Selain itu, Bulog juga merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Profesional,” jelasnya.

Saat ditanya media terkait kendala yang dihadapi saat pembagian bantuan tersebut, Asnadi mengatakan tidak ada kendala.

“Semua sesuai data penerima. Hingga kini penyaluran beras oleh pihak kami tidak ada kendala dan lancar,” pungkasnya. (ASyaf)