Ricuh, Ketua F-Wamipro Tinggalkan Ruang Rapat

0
14

 

PROBOLINGGO — Rapat Kerja Khusus Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) pada Rabu (29/7/2020) berakhir ricuh. Ketua F-Wamipro, Suhri meninggalkan ruangan setelah menyatakan rapat ditutup karena situasi tak kondusif.

Suhri mengatakan kericuhan rapat dipicu oleh dua keinginan yang berbeda. Satu kelompok menginginkan adanya kongres, kelompok lainnya menolak kongres.

“Perbedaan itu meledak setelah saya selaku pimpinan rapat menawarkan pilihan perlu tidaknya menggelar kongres,” ungkap Suhri setelah dirinya keluar dari gedung pertemuan.

Menurutnya, rapat khusus ini berawal dari penyampaian laporan pertanggung jawaban keuangan F-Wamipro Periode 2018-2019, dilanjutkan dengan rencana pembahasan terkait perlu tidaknya digelar kongres.

Pada saat itu, Suhri selaku ketua menyampaikan sejumlah persoalan yang mungkin timbul jika kongres jadi dilaksanakan, termasuk menghitung dari sisi pembiayaan dan situasi pandemi Covid 19 yang masih belum reda, selain itu siapa panitianya, tentu masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan membutuhkan waktu lama.

Akan tetapi, situasi rapat tiba tiba ricuh dan sulit dikendalikan, sehingga tak memungkinkan rapat dilanjutkan, maka rapat ditutup dan dinyatakan deadlock karena tidak menghasilkan keputusan. Selanjutnya, Suhri meninggalkan ruangan. Meskipun begitu, beberapa peserta rapat masih tetap melanjutkan rapat pembentukan panitia.

Ditanya mengenai keabsahan rapat yang masih terus berlangsung meski tanpa dirinya, Suhri menyebut rapat itu masih menjadi ranahnya ketua.

“Rapat hari ini masih menjadi ranah saya selaku ketua, bukan ranahnya siapa siapa. Jadi rapat itu tidak syah. Yang syah adalah saat rapat yang saya pimpin sendiri,” ujar Suhri

“Situasinya ricuh. Semrawut. Apalagi yang hadir rapat tadi melebihi jumlah undangan yang sudah ditentukan. Dari 75 orang membengkak jadi seratusan lebih. Karena itu maka rapat saya nyatakan deadlock, berarti saya selaku ketua tetap aktif masih menjadi ketua, akan saya susun kembali kepengurusan F-Wamipro,” lanjutnya. (*)