Ta’mir Masjid Awaludin, Terima Amanah 2 Ekor Sapi Dan 7 Kambing Dari Warga

0
90

 

JEMBER — Pada hari Sabtu tanggal 31/7/2020, Masjid Awaludin Desa Padomasan Kabupaten Jember, menerima amanah hewan korban dari warga yang berada di lingkungan masjid yakni sapi 2 ekor dan kambing 7 ekor, semuanya di amanahkan ke ketua Tamir masjid Awaludin lamin.

Satu ekor sapi dan 4 kambing hewan korban tersebut dari iuran tiap bulan jama’ah masjid Awaludin setiap satu bulan sekali, dan di samping itu ada juga dari Sukadi dan edi warga setempat.

”saya ucapkan terimah kasih sebanyak banyaknya atas sumbangsinya baik yang mengkorbankan hewan ternaknya maupun kerja samanya para panitia korban, temen temen anggota remaja masjid Awaludin dan para masyarakat sekitarnya yang membantu melaksanakan prosesi korban, kata lamin Tamir masjid

Salah satu warga yang mengkorbankan hewan ternaknya, sukadi, menyampaikan bahwa dirinya memang berniat kalau punya rejeki dan keluarganya di beri kesehatan di hari raya idul adha ini akan berkorban hewan pembelianya bertempat di masjid Awaludin tersebut.

Edi juga salah satu warga sekitar menyerahkan hewan pembelianya ke Tamir masjid Awaludin Padomasan untuk di korbankan.

“sejak lama saya ingin memberikan hewan pembelian saya untuk dijadikan korban ke masjid Awaludin, dan harapan saya semoga almarhum bapak saya Khusnul khotimah dan di ampuni dosa dosanya oleh Allah,” ungkapnya.

H matraji sangat berterimakasih sekali karena ada bantuan hewan korban tersebut soalnya di desa kami masih zona merah dan harapannnya saya bisa meringankan beban warga masyarakat sekitar,

H matraji juga menyampaikan, daging daging korban ini akan di bagi secara merata yang sudah di data sama takmir dan remas awaludin untuk di bagikan ke pada masyarakat sekitar, ungkap Haji Matraji.

Ketua remja masjid Awaludin, Saiful Munir, berharap untuk tahun depan bisa sukses seperti saat ini lagi.

Mudah mudahan semua Masih diberi kesehatan dan umur panjang sehingga bisa melaksanakan tradisi berkorban, saya terimah kasih banyak kepada ketamiran dan anggota remas dan para warga sekitar yang membantu proses berkorban mulai awal sampai akhir tidak ada halangan apapun semua berjalan dengan lancar, ungkap Saiful Munir. (David).