SMA NEGERI 1 TAPEN BONDOWOSO DI SATRONI PERAMPOK, DUA PENJAGA KRITIS

0
247
sma-negeri-1-tapen-bondowoso-di-satroni-perampok-dua-penjaga-kritis
Foto saat Jono memberikan pertolongan

Gempur News Com Bondowoso. Kejadian sekitar pukul 02.00 dini hari (21/7/2017), Perampokan dengan Kekerasan Melukai Dua Penjaga Sekolah SMA Negeri 1 Tapen, Kabupaten Bondowoso. Korban adalah Insan Asari (43) warga Desa Gunung Anyar mengalami luka bagian lengan dan kepala, akibat sabetan senjata tajam. Korban saat ini dilarikan ke Rumah Sakit Patrang. Sedangkan Hafid (42), warga Jurangsapi yang juga berprofesi sebagai penjaga malam di sekolah tersebut mengalami luka memar di bagian kepala akibat hantaman batu yang dilakukan kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah lebih dari 10 orang.

Setelah berhasil melumpuhkan dua penjaga sekolah, para pelaku kemudian mendatangi rumah Sujono (46) pesuruh sekolah yang tinggal dirumah dinas di belakang sekolah, yang saat itu nyaris juga jadi sasaran amukan kawanan perampok. Dia dan istrinya Sri Murniyanti (45) terkejut mendengar teriakan pelaku yang menyuruh Jono keluar rumah.

Karena Jono tidak bergegas keluar, kawanan tersebut melempari kaca jendela dengan batu berulang kali. Tidak puas dengan lemparan saja, kawanan menggedor-gedor pintu rumah dan lagi-lagi menyuruh Jono keluar.

Mengetahui diluar rumah pelaku berjumlah banyak dan bersenjata tajam, Jono memilih berteriak minta tolong. Rupanya teriakan tersebut menyiutkan nyali kawanan perampok. Sekitar pukul 02.30 Dirasa sudah aman, Jono memberanikan diri keluar dari rumahnya. Alangkah terkejutnya mendapati kedua penjaga sudah bersimbah darah dan mulutnya diplester. Akhirnya Jono berteriak meminta pertolongan dan melapor ke Farouk Kepala Desa Cindogo, yang kemudian diteruskan laporannya ke Polres Bondowoso.

Polisi yang menerima laporan tersebut mendatangi SMAN 1 Tapen, untuk olah TKP. Hingga kini petugas melakukan lidik dan pengejaran para pelaku yang belum berhasil membawa barang-barang berharga.

Jurnalis : Ari