PULUHAN RIBU AYAT SUCI MENGAWALI DOA MAJELIS DZIKIR SERIBU SANTRI DI DESA EMAS “WERINGIN PUTIH”

830 0

Banyuwangi. Gempur News Com. Tidaklah asing di dengar telinga. Desa Wringinputih, salah satu Desa di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi yang dikenal sebagai desa dengan basis atau pusat keagamaan, di mana terdapat belasan yayasan pondok pesantren berdiri dan berkembang pesat di sana bahkan hampir masing-masing yayasan memiliki lembaga pendidikan. itulah mengapa desa wringinputih tidaklah dapat di ragukan soal pendidikan, dari TK , SD/MI, SLTP/MTS, SLTA/MA maupun SMK sampai Perguruan Tinggi berdiri pesat di bumi Wringiputih. Tidak heran bila kepala desa Mohamad Nurhadi, SH.I yang tidak hanya memiliki latar belakang pendidikan formal namun juga pernah menjadi santri pastilah sangat kental dengan ilmu agama, dan sudah di pastikan tindak tanduknya tidak lepas pula dari syariat agama. baginya ritual bersih desa tidaklah harus serumit yang di bayangkan karena sesungguhnya agama ada untuk memudahkan bukan untuk menyulitkan. seperti halnya pada pesta HARLAH Desa Wringinputih yang ke 22, kali ini, acara yang berlangsung tiga hari tiga malam ini hampir keseluruhan prosesinya kental dengan tradisi keagamaan. Diawali dengan pembacaan doa arwah, mengenang jasa para mendiang pejabat-pejabat pemerintahan desa Wringinputih.

puluhan-ribu-ayat-suci-mengawali-doa-majelis-dzikir-seribu-santri-di-desa-emas-weringin-putih3 puluhan-ribu-ayat-suci-mengawali-doa-majelis-dzikir-seribu-santri-di-desa-emas-weringin-putih2

Berlanjut di hari ke dua, lebih dari 30.000 ayat suci al qur’an di lantunkan sebagi doa pada acara khotmil qur’an yang juga di hadiri oleh kyai – kyai besar dan pada malam harinya, halaman desa wringinputih di banjiri segenap warga masyarakat untuk membacakan tahlil bersama. Belum habis di situ pada hari ketiga merupakan hari puncak segala acara. Istigosah dan doa Majelis Dzikir Seribu Santri dan Puluhan Anak Yatim menjadi hal yang pertama kali, karena belum pernah ada pada tahun-tahun sebelumnya. di dalam istigosah yang berketepatan dengan bulan muharram. atau sering di kenal dengan istilah bulannya anak yatim, desa tidak ingin melewatkan sesi santunan anak yatim dan piatu yang di kumpulkan dari tiga dusun. seluruhnya berkisar 83 anak yatim dan piatu.

Dalam acara yang di hadiri segenap tokoh masyarakat dan beberapa tokoh agama. Juga bersanding di samping kepala desa yaitu camat muncar. Drs Lukman Hakim M.s i, yang pada sambutannya sangat mengapresiasi acara yang berlangsung sebagai wujud rasa hormat kepada para tokoh agama, karena baginya sebuah pemerintahan yang makmur tidaklah lepas dari peran atau doa tokoh agama maupun anak yatim. Harapannya acara istigosah seperti ini tidak hanya di adakan sekali dalam setahun tapi lebih sering akan lebih baik untuk menjadikan desa wringinputih sebagai desa emas.

Desa emas sendiri merupakan sebuah harapan yang baik. Dijelaskan pada sambutannya kepala Desa Mohamad Nurhadi S.H.I menjelaskan bahwa kata emas itu adalah simbul desa yang baik, kata emas sendiri memiliki makna dari setiap hurufnya. Dari huruf pertama “E” yang memiliki makna ESA dan Etika, kades berharap warga desa weringinputih memiliki iman, akhlak dan ibadahnya akan terus semakin baik dalam rangka menjalani kehidupan guna menggapai ridha Allah SWT. Huruf “M” artinya desa ini harus trus berinovasi, dalam Membangun desa tidaklah hanya sekedar fisiknya namun juga mentalnya, sehingga lahirlah keadilan dan kesejahteraan. Huruf “A”dalam kata Emas bermakna Aman guna mejaga kelancarkan ibadah kita dan aktifitas sehari – hari. sedang huruf “S” yang bermakna Selamat, menjadi harapannya segenap pemerintah desa maupun warga desa wringinputih, agar senantiasa di beri keselamatan di dunia dan akhirat.

Acara istigosah yang berjalan hikmat itu di tutup dengan doa tokoh agama di ikuti warga dan majelis dzikir seribu santri maupun anak yatim dan piatu.

Pada malam harinya barulah acara penutup, acara hiburan yang menampilkan seni wayang kulit semalam suntup yang di bawakan oleh Ki Dalang Samur Hadi Carito, Namun sebelumnya acara sempat ramai dengan sorak bahagia warga ketika Babinkamtibmas Brigadir Handika menyumbangkan lagu sebagai kado ulang tahun desa wringinputih yang ke 22.

Reporter : Sigit

Related Post