Pasuruan Gempur News Com. Awal semester genap tahun ajaran 2017 – 2018, lembaga pendidikan SMP Negeri 2 Nguling Kabupaten Pasuruan melaksanakan Sosialisasi Program Kegiatan sekolah kepada orang tua/wali murid Sabtu (6/1/2016). Pelaksanaan ini dilaksanakan berbarengan dengan penerimaan raport semester ganjil. Secara bertahap sosialisasi pendidikan ini terlebih dahulu disampaikan kepada orang tua peserta didik dari kelas VII berlangsung dari pukul 7.30 wib – 08.30 wib, kemudian dilanjutkan orang tua / wali murid kelas VIII sekitar pukul 08.30 wib – 9.30 wib, dan wali murid kelas IX yang dimulai pukul 10.00 wib – 11.00 wib.
Sosialisasi memaparkan tentang standar kompetensi syarat – syarat untuk kenaikan kelas bagi murid-murid kelas VII dan kelas VII, dan standar kelulusan bagi kelas IX termasuk membahas persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK ) tahun 2018.
Dikatakan oleh Kuswanto Setyo Budi SP.d Kepala Sekolah, kepada orang tua/wali murid kelas VIII bahwa standar bagi murid-murid untuk bisa naik ke kelas IX nilai kurang tidak melebihi dua bidang studi/mata pelajaran dan murid-murid harus berperilaku baik.
Sudah barang tentu lembaga pendidikan SMP Negeri 2 Nguling akan bekerja sama dengan orang tua/wali murid, dengan kata lain apabila lembaga mendapati kenakalan murid dan sudah dilakukan pembinaan namun murid bersangkutan tidak mengindahkan maka pihak lembaga akan memanggil orang tua/wali murid, ungkap Kuswanto.
Kegiatan ini sangat penting sebagai awal hubungan kerjasama antara sekolah dan guru, serta wali murid mensinergikan pendekatan pembinaan pada anak demi tercapaiannya tujuan pendidikan maupun pembinaan akhlak / karakter peserta didik, ujar komite sekolah.
Kuswanto Setyo Budi SP.d menambahkan diperlukan jalinan kerjasama yang baik antara sekolah (dalam hal ini adalah guru) dan orang tua untuk meningkatkan hubungan positif antara guru dan peserta didik, sikap orang tua dan guru yang sama terhadap pembelajaran anak akan memberikan teladan yang baik bagi anak.
Kepada wartawan Kepala Sekolah menjelaskan kerjasama orang tua secara aktif dengan sekolah bergantung pada minat, kemampuan, kesempatan, dan motivasinya. Pembelajaran akan berlangsung baik jika ada kerjasama antara orang tua dan guru. Namun keberhasilan pendidikan dan pembinaan akhlak peserta didik, bagaimana pun akan berpulang pada bagaimana orang tua melakukan pendidikan dan pembinaan anaknya di rumah.
Dalam sosialisasi Kuswanto SP.d menyampaikan tahun 2018 ini akan mendeklarasikan ikrar Sekolah Ramah Anak (SRA), ia melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait antara lain BNN Pasuruan , Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polres Kota Pasuruan serta wali murid.
Menurutnya deklarasi SRA tersebut dilakukan oleh segenap keluarga besar SMPN 2 Nguling antara lain guru, staf karyawan, komite sekolah, siswa dan orang tua murid berkomitmen mengembangkan model sekolah ramah anak melalui anti kekerasan dan diskriminasi baik dalam sikap, tutur kata, dan perbuatan agar tercipta sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah dalam rangka mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkarakter.(HR)


