Indonesia Propinsi Jawa-Timur Kabupaten Malang, GN Tidak seperti biasanya selama dekade Tahun 2017 yang baru saja kita tinggalkan. Ada hal baru yang tampak pada tampilan operasional Satpolairud Polres Malang di tahun 2018 ini.
Selain Layanan penyeberangan anak sekolah nelayan di Sendangbiru ternyata setiap hari Jumat personel Satpolairud juga memberikan Layanan kepada umat muslim yang akan menjalankan ibadah Sholat Jumat di Masjid Al Fallah Sendangbiru.
Seperti yang dilakukan pada Jum’at tanggal 12 Januari 2018 personil Satpolairud dengan berpakaian khas PDL II Pelaut berwarna Biru Benhur, namun ada tampilan yang tak lazim yaitu pada tutup kepala yang dikenakan, biasanya pasukan Biru Benhur ini mengenakan Baret Biru namun kali ini mereka menggunakan tutup kepala Songkok/Peci Sholat, tersampir sajadah di pundak serta tanpa rasa canggung anggota Polair tampak membantu jemaah menyeberang menuju masjid dengan sesekali mengarahkan jemaah yang membawa kendaraan roda dua (R2) untuk parkir teratur agar tidak menghambat kelancaran arus lalu lintas serta tak lupa mengingatkan agar mengunci kendaraan R2 dan tidak meninggalkan barang-barang berharga di kendaraan R2 masing-masing.
Brigadir Alif dan Brigadir Kukuh yang bertugas saat itu mengatakan bahwa tugas ini sangat menyenangkan, karena selain dapat membantu masyarakat yang akan beribadah, kami juga mendapat kesempatan untuk berbuat kebaikan dan sudah barang tentu merupakan amal ibadah kami selaku umat muslim serta tidak kehilangan waktu utk melaksanakan kewajiban sholat Jumat, karena kami juga segera menempati Shaf Sholat yang ada ketika sholat Jumat akan dimulai. Dan kami bangga bisa melindungi dan mengamankan jemaah beribadah, ujar Brigadir Alif dan Brigadir Kukuh.
Secara terpisah ketika dikonfirmasi via seluler Kasat Polairud Polres Malang AKP Dwiko Gunawan, SH menjelaskan bahwa tugas yang dilaksanakan anggota Satpolair ini adalah implementasi Promoter Kapolri dan Program 77 Unggul Kapolres Malang dengan petunjuk arahan Direktur Polairud Polda Jatim selaku Pembina fungsi teknis Polair yang menekankan agar seluruh personel Satpolair selalu hadir di tengah – tengah lingkungan masyarakat di sekitar wilayah perairan dalam setiap kegiatan, sehingga dapat dirasakan keberadaannya selaku pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat.
Disamping itu Polri khususnya Polair tentunya akan lebih dekat dengan masy yang pada akhirnya mewujudkan Sinergitas dalam bentuk partisipasi masyarakat mendukung tugas-tugas Kepolisian dalam rangka Harkamtibmas, apalagi memasuki pentahapan Pilkada Serentak tahun 2018 ini kita semua memiliki kewajiban untuj menjaga stabilitas Kamtibmas agar tetap kondusif, agar Pilkada berjalan aman dan damai, pungkas AKP Dwiko .(Eko)


