Pamit Mencari Rumput Pulang Tak Bernyawa

574 0

Gempur News – Indonesia – Propinsi Jawa-Timur – Kabupaten Blitar. KABAR DAERAH. Juari (63) warga lingkungan Krajan Rt 03 02 Kelurahan Jegu Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar ditemukan oleh warga dalam kondisi tak bernyawa di Lingkungan Krajan Rt 03 Rw 02 Kelurahan Jegu Kecamatan Sutojayan, Senin (12/3/2018) sekitar pukul 14.00 Wib. Sebelumnya kepada keluarganya, korban berpamitan mencari rumput untuk makanan ternak.

Dari keterangan istri korban Lasemi mengatakan sekitar pukul 08.00 Wib berpamitan mencari rumput dengan membawa sepeda Onthel. Sampai pukul 12.00 Wib Lasemi mulai gelisah lantaran suaminya tak kunjung pulang. Ia segera Iantas memberitahukan kepada tetangga dan warga lain untuk mencari keberedaan suaminya. Akhirnya sekitar pukul 14.00 Wib usaha warga membuahkan hasil namun Juari suami Lasemi di temukan sudah tak bernyawa disebuah pulau kecil yang tak jauh dari rumahnya.

Kapolsek Lodoyo Timur Polres Blitar AKP Sukadi saat dikonfirmasi oleh wartawan media ini menjelaskan Kronologi singkat kejadian dari keterangan dari istri Korban Lasemi bahwa pada hari Senin tanggal 12 maret 2018 sekira jam 08.00 wib korban berangkat mencari rumput dengan membawa sabit dan naik sepeda onthel sampai dengan jam 12.00 Wib, korban belum pulang kemudian oleh Istrinya dicari namun tidak ketemu, akhirnya istri korban memberitahukan kepada tetangga dan keluarga untuk dilakukan pencarian karena khawatir terjadia apa apa karena kndisi korban yang masih sakit sakitan dan akhirnya pada sekira Jam 14.00.wib korban dapat ditemukan berada di sebuah pulau kecil ditengah sungai Brantas dalam keadaan meninggal dunia,dimungkinkan korban mencari rumput dipulau tersebut kondisi sungai sedang dangkal dan setelah berada di pulau tersebut arus air sungai meningkat sehingga tidak berani menyebrang dan pada saat itu korban ditemukan menggunakan celana pendek kolor wana hitam dan kaos lengan pendek warna ungu,selanjutnya korban di evakuasi kerumahnya dan dilaporkan ke Polsek Lodoyo Timur dan setelah dilakukan pemerksaan secara medis oleh tim dokter dari Puskesmas Sutojayan serta dilakukan proses identifikasi dari tim Inafis Polres Blitar beserta Pawas tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan ataupun Penganiayaan serta dikuatkan dengan keterangan para saksi.

Keluarga menerimakan kejadian tersebut sebagai musibah serta tidak menghendaki untuk dilakukan Autopsi dan pihak keluarga bersedia untuk membuat Surat Pernyataan.(Eko)

Related Post