Gempurnews.com – Indonesia -Banyuwangi. Kota dengan keberagaman budaya ini, tidak hanya dikenal sebagai surganya wisata. selain memiliki keeksotisan alam. daerah yang dikelilingi samudra dan terhimpit dua hutan belantara ini memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah.
Itulah yang membuat banyuwangi dinobatkan sebagai daerah lumbung pangan jawa timur.

Tidak hanya dibidang pertanian. dibidang perkebunan banyuwangi memiliki beragam hasil kebun yang bahkan diantaranya sempat menjadi viral di kanca internasional.
Seprti halnya baru-baru ini. Wabup Yusuf Widyatmoko meresmikan berdirinya patung “GANDRUNG JTI” diarea kantor perkebunan PTPN XII Keb. Kaliselogiri. Bukan sekedar patung gandrung biasa. bila selama ini kita hanya mengenal patung gandrung sebagai icon banyuwangi. kali ini patung yang bertajuk “GANDRUNG JTI” ini memilki filosofi tersendiri yang akan mengemas sebuah hasil produksi perkebunan yang telah dikenal sebagian dunia, agar semakin mendunia. tentunya dengan membawa lebel icon daerah asalnya.
“GANDRUNG JTI” sendiri dipilih, karna memiliki filosofi tersendiri. sepertihalnya “GANDRUNG”. selain menjadi icon banyuwangi, “GANDRUNG” juga bermakna rasa suka atau cinta. hal inilah yang di harapkan produk kopi Robusta produksi PTPN XII keb.Kaliseligiri tidak hanya sekedar di kenal, namun juga di cintai oleh seluruh masyarakar banyuwangi sendiri bahkan sampai ke mancanegara.
Sedang “JTI” sendiri. memiliki makta Jujur, Tulus dan Ikhlas. tiga kata yang penuh makna. bahkan telah menjadi Tag Line PTPN XII sejak dahulu. JTI yang bersimbul hati ditengahnya warna putih bermaknakan sebuah rasa yang suci dengan penarapan Jujur, satunya kata dengan perbuatan yang di lambangkan dengan warna emas yang memiliki makna jujur itu lebih mulia dari pada sebuah emas. sedang hijau dipilh utuk mewarnai kata Tulus, yang memiliki makna tumbuh dan berkembangnya semangat kerja tanpa pamrih. dan Ikhlas yang di gambarkan dengan warna Biru. diibaratkan sebuah kelapangan dada yang luasnya seluas samudra.
Peresmian Patung Gandrung JTI Kaliselogiri ini tidak hanya di hadiri Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, namun juga hadir di tengah-tengahnya Kabag Tanaman PTPN XII bapak Yualianto dan Danlanal Banyuwangi yang diwakili Mayor Budi. selain itu juga hadir jajaran pemerintahan Kecamatan kalipuro, Kepala Desa dan Muspika kec.Kalipuro.
Acara yang berlangsung satu hari itu tidak hanya sekedar peresmian patung “GANDRUNG JTI” dan Giling Perdana Panen Kopi Robusta Th 2018. namun juga di gelar prosesi acara Buka Puasa bersama dan santunan anak yatim yang dihadirkan oleh ikatan pecinta anak yatim rogojampi (KOPAY) di bawa asuhan Ustad Haris. hal ini sebagai wujud semangat untuk berbagi PTPN XII Keb.Kaliselogiri, yang sesuai dengan tema ramadhan berkah dengan bersedekah.
Semangat berbagi sendiri tidak hanya berlaku pada bulan suci ramadhan. namun sudah sejak lama PTPN XII Keb.Kaliselogiri dibawah pimpinan Benny Hendricrianto selaku Manager. telah membiasakan semangat berbagi pada seluruh karyawannya. dengan menyisipkan sebagian rizkynya pada setiap penerimaan upah kerja. Bahkan hal ini juga diagaendakan oleh ikatan istri-istri karyawan, dengan menggelar santunan pada masyarakat kurang mampu. namun kali ini ada yang berbeda. bila pada umumnya prosesi acara santunan menghadirkan para penerima sedekah. kali ini ibu-ibu sendirilah yang mendatangi langsung para masyarakat kurang mampu.
Ditemui di luar kegiatan, Manager PTPN XII Keb.Kaliselogiri menuangkan Harpannya. “Dengan adanya kegiatan prosesi peresmian patung “GANDRUNG JTI” dan Giling Perdana Panen Kopi Robusta Th 2018. Selain berharap produk kopi Robusta kami lebih di gandrungi masyarakat Banyuwangi bahkan sampai ke mancanegara. saya juga berharap seggenap karyawan dan masyarakat perkebunan PTPN XII Keb.Kaliselogiri lebih termotifasi untuk menjadi pribadi shehat jujur dan berakhlak mulia.” Benny Hendricrianto menjelaskan.(*/Seagate)


