Isu tentang belum di bayar oleh pihak tol camat sumberasih akhirnya menyelesaikan dengan baik.
Probolinggo gempurnews – rabu (30/1) terik matahari mulai meninggi tak ayal warga desa moneng kidul kecamatan sumberasih berbondong bondong melihat lahan yang di pagar oleh keluarga sutiha, pemagaran lahan tersebut dikarena diduga pihak tol belum menyelesaikan pembayaran lahan, tapi setelah pihak tol datang bersama dengan polsek sumberasih dan pamong praja warga sempat heran dan mimik bingung dengan keramaian tersebut.
Team media gempurnews menanyakan langsung ke kasun herno yang kebetulan memang disana, menurut kasun herno “pembayaran tanah atau lahan tersebut sudah selesai dan diterima oleh orang tua sutiha, karena ibunya masih hidup, dan tanah tersebut memang atas nama orang tua dari ibu sutila” jelasnya
Keramaian pun bubar beralih ke rumah sutiha, siang itu camat sumberasih hugas irianto bersama kapolsek wahyudi,
Penyegelan tersebut, dilakukan oleh Sutiha (45), di lokasi rest area yang tak jauh dari rumahnya. Lahan seluas 200 meter persegi, yang diklaim Sutiha dipasangi pagar bambu. Serta tulisan dalam banner “tanah ini dalam pengawasan, milik Sutiha”.
Sutiha mengancam, akan terus menggunakan lahan tersebut, untuk ditanami sengon maupun pisang. “Pokoknya ini tanah hak saya, saya minta ganti rugi. Selama ini saya tidak pernah menerima uang kompensasinya,” katanya.
Terkait klaim sepihak itu, Camat Sumberasih Ugas Irwanto sangat menyayangkan, “sebetulnya tidak ada sengketa sama sekali dalam kasus ini. Sebab uang ganti kerugian sudah dibayarkan ke pihak keluarganya. Apalagi Sutiha sendiri tidak tercatat sebagai pemilik secara langsung, melainkan hanya cucu pemilik lahan” tegasnya
Masih di desa moneng kidul, kepala desa untung angkat bicara ” dalam hal ini tidak ada kaitannya dengan tol, karena masalah ini sebenarnya masalah interen dalam keluarga sutiha dan sodara yang lain, hak sutiha sudah diterima dan ini sebenarnya sudah selesai dan tidak ada masalah ” jelas untung (anis)




