Probolinggo gempurnews – polemik bola panas PT. KALDU SARI NABATI, mulai meruncing dari Masalah pagar, jalan desa yang status simpang siur, dalam pertemuan ini camat leces bersama muspika kecamatan leces duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dari permasalahan ini.
Menurut danramil leces kapten infantri abu kuswari, menjelaskan “bahwa polemik tentang masalah jalan desa yang di lalui oleh kendaraan PT. kaldu sari nabati, ternyata jalan tersebut bukan jalan desa tapi salah satu hak pribadi masyarakat desa sumber kedawung, ini saya tahu semua dari kepala desa amun yang menjelaskan ke saya” Tuturnya
Samsi ketua lsm grip mempertanyakan “jika jalan tersebut bukan jalan desa maka di jual ke siapa dan uangnya kemana, isi musdesnya bagaimana. Selanjutnya tentang saluran air untuk sawah sawah yang rencananya akan dialihkan. Harapan dalam masalah ini, senin segera di hadirkan pihak yang ada kaitannya dengan PT. KALDU SARI NABATI. Kalau tidak selesai maka selasa akan demo” kata samsi
Pertemuan ini juga ikut berkomentar dari pihak polsek leces yang di wakili oleh fifit priyanto, dalam penjelasannya ” permasalah ini adalah masalah pihak nabati dan mari kita cari solusi terbaik dari permasalah ini, jika masalah jalan insyallah akan kami usahakan untuk duduk bersama,terutama pihak yang ada hubungannya dengan PT. KALDU SARI NABATI”. Jelasnya
Camat leces Kristiana ruliani S. Sos. Mm, hanya terdiam dan masalah ini harus tuntas dan selesai dengan damai, karena camat leces sendiri baru menjabat camat di leces sebelum nya camat dringu. Sebelumnya samsi sudah menemui camat leces baru baru ini. Camat leces dalam pertemuan ini menyampaikan hasil dari pertemuan dengan kepala desa sumber kedawung dan h. Slamet bahwa jalan tersebut bukan jalan desa menurut amun kepala desa sumber kedawung, harapan yang besar agar tidak terjadi demo, karena demo bukan jalan penyelesaikan yang baik. Papar camat leces(anis)



