Jelang Gelaran JFC, Pemkab Latih Masyarakat Tentang Hospitaly

524 0

Gempurnews.com, Jember – Perhelatan tahunan Jember Fashion Carnaval (JFC) bakal digelar kembali pada 31 Juli-4 Agustus 2019 dengan tema Tribal Grandeur. Gelaran itu diperkirakan melibatkan lebih dari 6.000 peserta karnaval, belum termasuk penonton dan awak pers nasional dan internasional.

Melihat antusiasme sebesar itu, Jember ternyata menyimpan pekerjaan rumah yang cukup besar, yakni menyediakan akomodasi untuk menampung para tamu.

Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief mengaku tak memiliki data pasti soal jumlah kamar hotel yang tersedia. Hanya saja, kekurangan itu terlihat dari banyaknya tamu yang menginap di hotel kota tetangga.

“Kita kewalahan, sampai beberapa turis harus menginap di Banyuwangi barat dan Bondowoso karena tak tertampung lagi di hotel-hotel di Jember,” jelas Muqit melalui surat elektronik yang dikirim pada gempurnews.com (06/3)

Padahal, masih menurutnya, pertumbuhan hotel di Jember termasuk pesat. Hotel bintang empat sudah tersedia di pusat kota kabupaten di Jawa Timur itu.

Muqit menambahkan, selain hotel di kota tetangga, para turis juga banyak yang menginap di homestay dadakan. Kamar-kamar kosong di rumah penduduk dibuka menjadi tempat menginap para tamu hanya pada pekan penyelenggaraan JFC.

Di satu sisi, ia menilai hal itu meningkatkan ekonomi masyarakat. Namun di sisi lain, kualitas layanan penduduk masih perlu ditatar.

Sebagai langkahnya, jelas Muqit, pihaknya menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata untuk melatih masyarakat tentang hospitality. “Hal itu sudah mulai dilaksanakan,” kata dia.(bam)

Related Post