Baju Ketinggalan, Anjing Pelacak Berhasil Mencium Jejak Sapi Curian Pelaku

438 0

 

Lumajang Gempurnews.com –Tak kenal waktu, di hari lebaranpun pencurian hewan ternak di Kabupaten Lumajang masih terus beraksi.Entah sampai kapan Lumajang bisa terbebas dari kejahatan maling sapi. Padahal antisipasi keamanan terus digalakkan. Para maling sapi seakan tak peduli.

Seperti halnya yang menimpa Sutris (60) Warga Dusun Beka Desa Sawaran Lor Kecamatan Klakah, Jumat (7/6/2019) menjadi korban kawanan maling sapi. 2 ekor sapi miliknya digondol maling sekitar pukul 02.30 Wib dini hari.

Pasca terjadinya pencurian sapi pihak korban segera melakukan pencarian dibantu warga serta aparat keamanan dengan mengikuti jejak kaki sapi.

Anjing pelacak pun diterjunkan ditambah penggunaan drone untuk memantau dari atas. Akhirnya 1 ekor sapi berhasil ditemukan di Dusun Gambang Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso.

Tak berhenti disitu, pencarian terus dilakukan hingga sapi yang kedua juga bisa ditemukan di curah Tlempik Dusun Beka tengah Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso.

Saat di kofirmasi,
Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban mengungkapkan, “Berkat ditemukannya baju milik salah satu tersangka, anjing pelacak berhasil mencium jejak sapi tersebut, sehingga dua sapi yang di curi berhasil ditemukan” kata Arsal.

Diakui, pihaknya secara preventif telah menggelorakan program 3 lapis keamanan untuk mengatasi pencurian sapi.

“Lapis pertama program komunitas rantai sapi, sebagai bentuk tanggung jawab pribadi para pemilik sapi. Kemudian lapis kedua program garasi ternak, dimana sapi dalam 1 RT dikumpulkan dalam 1 kandang bersama dan juga diawasi bersama. Lapis ketiga program pembentukan Satgas Keamanan Desa, yang mana program ini merupakan penyelesaian komprehensif mengatasi masalah-masalah kamtibmas di tiap Desa” tambahnya..

Disisi lain, Satgas Keamanan Desa sudah terbentuk di 198 desa dengan jumlah personil mencapai 5.940 orang. Mereka merupakan relawan keamanan Desa yang tidak menerima bayaran. (duk/bam)

Related Post