HomeNusantaraKalimantanPemdes Jamut Minta Penanganan jalan Terus di lanjutkan

Pemdes Jamut Minta Penanganan jalan Terus di lanjutkan

 

Barito Utara.Gempurnews.com-Desa Jamut Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara (Barut) adalah salah satu penghasil produksi pertanian seperti Jagung,padi dan sayur-sayuran.Desa itu mampu bersaing untuk memenuhi kebutuhan pasar di Muara Teweh.Namun,hasil produksi pertanian di Desa mereka itu sering mengalami kendala untuk di pasarkan,hal itu di sebabkan masih ada lagi beberapa titik jalan yang sulit di lewati terlebih di musim penghujan.

Kepala Desa jamut Sunar di dampingi Sekretaris Desa Ucu Rosidi dan Kaur Pembangunan Pady mengatakan,Desa Jamut adalah satu penghasil Jagung,padi dan sayur- sayuran.Petani Desa Jamut tidak kalah bersaing dengan Petani Desa lain,”kata Kades.

Dikatakanya,salah satu kendala untuk memasarkan hasil pertanian Desa ini adalah infrastruktur jalan yang masih belum tertangani secara merata.Jalan menuju Desa ini kurang lebih 7 Kilometer dari persimpangan Jalan lintas Kabupaten dan di beberapa titik jalan masih ada lagi yang sulit di lewati terutama saat musim penghujan katanya saat ditemui dari Media ini,Sabtu 31 Agustus 2019.

Advertisement

Saat musim penghujan lanjutnya,salah satu solusi untuk mengatasi kerusakan Jalan yang menjadi keluhan petani Desa Jamud ini,adalah dengan mengerahkan warga turun kelapangan untuk memperbaiki kerusakan jalan di beberapa titik.Hal ini sering kami lakukan ujar Kades,agar petani dapat memasarkan hasil pertanian nya ke Kota Muara Teweh.

Sunar mengatakan,tahun 2019 ini,jalan menuju Desa Jamut hanya dapat 100 meter cor rigit sebagai lanjutan pembangunan tahun sebelumnya dari Pemerintah Daerah.Tahun 2020 tetap kami usulkan ke Pemerintah Daerah. Proposal kami sudah masuk melalui Dinas terkait,tinggal menunggu persetujuan.

Kami optimis,Pemerintah Daerah akan mengabulkan permohonan yang kami ajukan tahun 2020,kami tahu Bapak Bupati sangat mengerti mengenai kondisi Jalan dan Jembatan.Yang menghubungkan Desa Jamut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan jelasnya.

Selain kerusakan jalan, jembatan kayu yang di bangun 20 tahun silam juga sudah dalam keadaan lapuk dan sangat membahayakan bagi setiao pengguna yang melewati jembatan.Lantai Jembatan sudah banyak yang lepas,paku lantai juga sudah menjadi ancaman bagi pengendara roda dua dan roda empat.Kalau tidak bisa menghindari paku yang sudah bermunculan ban roda dua, maupun roda empat akan gembos.Justru itulah kami harus ekstra hati-hati jika melewati jembatan katanya. (SS).

RELATED ARTICLES

Most Popular