Barito Utara.Gempurnews.com-Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Barito Utara, pada rapat paripurna III masa sidang I tahun 2019, terhadap rancangan peraturan daerah, tentang APBD tahun anggaran 2020, Rabu 30/10/19.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD, Ir. Hj. Mery Rukaini, M.AP yang didampingi Wakil Ketua I Parmana Setiawan, ST serta anggota yang berjumlah 25 orang.
Rapat Paripurna III masa sidang I telah dihadiri Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah,Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra, Wakil Ketua I dan II DPRD, Sekretaris Daerah,Ir.H. Jainal Abidin, M, AP, Anggota DPRD, Kepala Perangkat Daerah dan Perwakilan Unsur FKPD.
Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah dalam jawabannya menyampaikan bahwa pada prinsipnya, fraksi-fraksi pendukung dewan menerima Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.
“Sehubungan dengan pemandangan umum dari Fraksi Partai Demokrat, kami menerima dan menyambut baik saran agar Pemerintah Daerah perlu melakukan inovasi dalam rangka memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah,” jelas Nadalsyah.
Lebih lanjut ia menanggapi Pandangan Fraksi PPP, Nadalsyah, mengatakan bahwa dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2020, pemerintah daerah konsisten dengan KUA PPAS yang telah disepakati.
“Terkait pertanyaan dimana belanja tidak langsung lebih besar dari belanja langsung, Bupati menjelaskan bahwa hal ini di karenakan dalam belanja tidak langsung, terdapat komponen belanja keuangan pimpinan dan anggota DPRD, yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD.
“Belanja Bantuan Sosial, Belanja Hibah Belanja Bagi Hasil Kepada Desa serta Belanja Bantuan Keuangan Kepala Desa.
Pemerintah menerima dan menyambut baik saran dan masukan yang disampaikan oleh Fraksi PKB, agar Pemerintah meningkatkan potensi PAD melalui pengembangan aset daerah, pemberian hibah dan bantuan sosial harus berpedoman pada ketentuan yang berlaku serta diberikan secara selektif dan akuntabel.
Sedangkan untuk Fraksi PDI Perjuangan, agar perlunya penambahan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan di daerah perbatasan.
“Dijelaskan Bupati bahwa hal tersebut, akan menjadi perhatian kita bersama, baik Pemerintah, DPRD, pihak swasta dan masyarakat.
Selanjutnya, menanggapi Pandangan Fraksi Gerinda, pemerintah akan terus meningkatkan sarana dan prasarana baik di bidang pendidikan maupun kesehatan.
Bahwa Pemerintah melalui RSUD Muara Teweh terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Serta meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik. Hal ini sekaligus menanggapi Pemandangan Umum dari Fraksi Amanah Rakyat Karya Sejahtera,” tutup Nadalsyah. (SS).

