Mojokerto, Gempurnews.com-Polsek Mojosari menindaklanjuti viralnya video pelajar putri yang mabuk di warung kopi (warkop) atau angkringan Paijo yang berada di Jalan Hasanuddin, Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Polisi datang ke lokasi untuk meminta keterangan dari mana minuman keras yang didapat oleh pelajar putri SMAN 1 Mojosari tersebut.
“Kami sudah mendatangi tempat yang ada di video itu. Hasilnya tidak ditemukan petunjuk barang bukti miras. Informasi miras itu dibeli dari luar Mojosari,” kata Kapolsek Mojosari, Kompol Anwar Sujito, Kamis (5/12/2019).
Polisi akan memanggil pemilik angkringan Paijo untuk dilakukan pemeriksaan lebih dalam guna mengetahui peristiwa tersebut hingga terjadi.
“Langkah selanjutnya kami akan melakukan razia untuk anak-anak sekolah diluar jam pelajaran sekolah yang nongkrong di kafe Mojosari dan akan merazia miras yang diduga ada di kafe-kafe,” bebernya.
Sebuah video berdurasi kurang dari 30 detik beredar luas di media sosial (medsos) Facebook dan viral di Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Video itu diposting pertama kali pada Rabu (4/12/2019) sekitar pukul 21.54 Wib dengan caption ‘Sing viral Lurrr’ dengan menggunakan emoticon ketawa.
Video itu perlihatkan seorang remaja putri yang memakai seragam warna biru berjoged dengan mata terpejam tanpa menghiraukan orang-orang di depannya.
Dalam video itu terdengar suara musik remix. Pada detik ke 15, nampak satu remaja dengan memakai seragam yang sama berada di belakang putri yang diduga mabuk itu menyemangati temannya.
Sementara Kepala Aekolah SMAN 1, Ibnu Mudzakir sebelumnya mengakui jika siswa yang joged di warung kopi atau angkringan Paijo yang berada di jalan hasanudin, Mojosari adalah siswanya. Dan pihak sekolah meningkatkan dan memperbaiki budi pekerti dan akhlak karena butuh perhatian khusus, dan ini menjadi tanggung jawab semua pihak.
” Terus terang, anak yang joged di video itu siswa saya, kelas XII namanya S, langkah langkah kami pertama sudah berkordinasi denagn polisi untuk menangani intern dan ektern” ujarnya.

