HomeJawa TimurSarana Prasarana Wisata Danau Ranu Tak Terawat

Sarana Prasarana Wisata Danau Ranu Tak Terawat

 


Pasuruan gempurnews.com- Kabupaten Pasuruan dikenal kawasan yang mempunyai keindahan alam dan budaya yang menakjubkan.
Salah satu keindahan alam yang ada di Pasuruan  adalah danau kecil yang terletak di diantara tiga desa , Ranu Klindungan, Grati Tunon, Ndawe Sari Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan.

Danau yang memiliki luas sekitar 1.085 hektare yang di kelilingi pemukiman rumah penduduk yang dianggap sebagai satu-satunya danau yang berada di dataran,  merupakan danau alami yang dalam bentuknya menyerupai corong.

Dengan dasar danau yang
menampakkan keindahan pemandangan matahari terbenamnya yang menawan.

Advertisement

Banyak pengunjung mulai anak-anak yang sedang bermain, dan para pemancing mania ikan Nila dan paten menjadi pemandangan sehari hari, apalagi menjelang sore hari banyak aktivitas wisata yang bisa dilakukan di sini, mulai dari mengayuh becak air, sepeda air, dan berkeliling dengan boat sambil menyaksikan panorama keindahan alam danau.

Namun wisata yang terlihat indah kini berubah tak terabaikan sepertinya tidak ada perhatian dari dinas kebudayaan dan pariwisata ( disbudpar ), terlihat tidak adanya perawatan di lingkungan danau ranu tersebut, terlihat perahu dan jet sky , perahu bebek, kini banyak yang tenggelam sampai ada yang di kelilingi rumput dan tak terpakai.

Menurut purnomo warga sekitar, memang dulu sempat menjadi wisata andalan Kabupaten Pasuruan, namun kini terbengkalai sia -sia , perahu yang tenggelam hanyalah mejadi sampah saja tanpa adanya perawatan, ungkapnya.

Juga di benarkan oleh joko seoarang aktifis, warga yang berdekatan dengan danau ranu membenarkan jika bantuan bentuk sarana pariwisata seperti perahu dan sebagainya tiap tahun srlalu di gelontorkan, akan terapi sangat di sayangkan tanpa di barengi dengan pembinaan kepada warga sekitar termasuk kurang perawatannya.

“dari awal saya tahu benar wisata ini kalau memang di kelola dengan benar juga akan mendatangkan omzet apalagi sudah di fasilitasi oleh pemerintah berbagai macam perahu untuk hiburan di danau ini, tetapi malah di biarkan rusak dan tenggelam ini kan hanya buang buang anggaran akan tetapi setiap tahun selalu di datangkan perahu yang baru dan yang lama di abaikan ini menurut saya kan percuma dinas pariwisata ada anggaran namun kurang bermanfaat,” katanya dengan nada kritik.

Harusnya masih kata Joko, dinas kebudayaan dan pariwisata memperhatikan wisata yang sudah di kelola dengan anggaran pemerintah, kami akan klarifikasi dan menanyakan tak terawatnya perahu yang rusak dan tenggelam tersebut.( arie)

RELATED ARTICLES

Most Popular