HomeNusantaraKalimantanPemkab Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2021

Pemkab Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2021

Barito Utara. gempurnews.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Bappedalitbang menggelar kegiatan konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 bertempat di Aula Kantor Bappedalitbang Muara Teweh, Kamis(12/3/20). 
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, SH dan dihadiri oleh Ketua DPRD Ir. Hj. Mery Rukaini, Wakil Ketua I Permana Setiawan, ST, Unsur FKPD, Kepala Perangkat Daerah serta undangan dari pihak swasta dan Perusahaan sebanyak tujuh orang.
Kepala Bappedalitbang Barito Utara Drs. Muhlis selaku Ketua panitia menyampaikan bahwa, konsultasi publik adalah rancangan awal RKPD yang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan Daerah.
“Rancangan awal ini sebagai acuan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun rencana kerja prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara tahun 2021,” ungkap Muhlis.
Dalam kegiatan konsultasi publik Bupati Barito Utara H. Nadalsyah, menyampaikan sambutannya, melalui Sugianto Panala Putra, bahwa konsultasi publik ini dilaksanakan selain untuk proses penjaringan aspirasi, juga sebagai penyempurnaan rancangan awal RKPD Kabupaten Barito Utara tahun 2021. 
“Rancangan awal RKPD ini sebagai proses dari penyusunan RKPD untuk memberikan panduan pada seluruh perangkat daerah di Kabupaten Barito Utara. Khususnya dalam menyusun Renja Daerah yang berfungsi sebagai koridor perencanaan pembangunan daerah, dalam kurun 1 tahun  disusun mengunakan pendekatan teknokratis serta partisipatif,” papar Sugianto.
Wabub juga menyampaikan, sasaran target pembangunan di Barito Utara tahun 2021, sebagaimana tertuang dalam RPJMD tahun 2018-2023 antara lain, pertumbuhan ekonomi sebesar 6,98%, persentase penduduk miskin sebesar 4,51%, Indeks Pembangunan Manusia sebesar 71,65%.
“Untuk mencapai target dari indikator tersebut, perlu upaya kerja keras kita semua sebagai pertimbangan prioritas untuk mecapai keterpaduan antar wilayah, sektor dan antar pelaku pembangunan,” tutup Sugianto. (SS)

RELATED ARTICLES

Most Popular