Wali Kota Cimahi Imbau Warga Patuhi Aturan PSBB

0
138

Cimahi, gempurnews.com – Kota Cimahi siap memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial di 13 kelurahan sejak Rabu (22/4/2020) pukul 00.01 WIB hingga 6 Mei mendatang.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna menjelaskan, PSBB parsial yang diterapkan bersifat pembatasan kegiatan tertentu penduduk di suatu wilayah yang terinfeksi Covid-19.

Saat ini, tambah Ajay, ada 13 kelurahan di Kota Cimahi yang terdapat kasus positif.

“Tujuan PSBB adalah untuk mencegah penyebaran dari Covid-19. Kami sudah sosialisasikan PSBB parsial melalui lurah dan kecamatan. Malam nanti akan kita resmi berlakukan,” kata Ajay, Selasa (21/4/2020).

Dalam pelaksanaan PSBB meliputi kegiatan umum seperti sekolah, perguruan tinggi, ibadah, sosial-budaya, hingga moda transportasi.

“Kegiatan umum yang dilarang adalah yang melebihi lima orang, kemudian restoran atau rumah makan hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang,” tegasnya.

Selain itu, Ajay juga akan melakukan pengetatan pengawasan di pasar tradisional.

Ajay menambahkan, pasar tradisional harus menyiapkan bilik disinfektan dan pemeriksaan suhu dan wajib menerapkan physical distancing serta menggunakan masker.

“Kami perintahkan ke dinas, protokol kesehatan harus diterapkan. Saya minta tegas, kalau nggak pakai masker, suruh pulang. Suhu tinggi juga antarkan pulang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula, Ajay meminta seluruh masyarakat Kota Cimahi mematuhi aturan dari PSBB.

“Penerapan PSBB bisa dikatakan sukses dalam pengertian ODP-ODP tidak bertambah. Oleh karena itu saya minta semua pihak patuhi aturan PSBB,” terangnya. (asyaf)