Khofifah Gelar Lumbung Pangan Jatim

0
220

Surabaya, GempurNews.Com –
Gelaran lumbung pangan Jatim ini digelar selama tiga bulan terhitung sejak Selasa,21 april 2020 hingga 21 Juli 2020 mendatang.

Bagi masyarakat yang ingin membeli sembako di lumbung pangan Jatim, bisa datang langsung ke Jatim Expo, atau melakukan pemesanan secara online di www.lumbungpanganjatim.com.

Waktu pemesanan online lumbung pangan Jatim bisa dilakukan setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 12.30 WIB.

Sementara, kata Gubernur Jawa Timur Khofifah, pesanan yang dilaksanakan secara online akan mendapatkan keuntungan berupa gratis ongkir.

“Kalau pesan via GoSend www.lumbungpanganjatim.com masyarakat bisa mendapatkan free ongkir. Ongkos kirimnya kita bayarkan lewat APBD, radius maksimal 20 kilometer. Itu bisa masuk Sidoarjo, Gresik juga masih bisa dapat gratis ongkir,” kata Gubernur Khofifah.

Selain itu, dalam layanan GoSend gratis ongkir ini Pemprov Jatim menggandeng Gojek sehingga para driver dipastikan akan mendapatkan sinergitas dengan memberikan layanan antar. Sehingga mereka juga akan terbantu mendapatkan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19 yang di Jatim bahkan sudah disetujui Menkes untuk penerapan PSBB.

“Artinya lumbung pangan ini bisa memberikan ruang untuk membantu income mereka sehingga tidak berkurang, melainkan malah bertambah karena kerja sama lumbung pangan dengan layanan GoSend,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Khofifah resmi melaunching Lumbung Pangan Jatim yang dihelat di Jatim Expo, Selasa, 21april 2020.

Turut dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, Gubernur Khofifah memastikan bahwa sentra logistik ini akan memberikan jaminan ketersediaan sembako murah hingga tiga bulan ke depan.

“Lumbung Pangan Jatim ini akan dihelat dari tanggal 21 April 2020 hingga 21 Juli 2020. Jadi tidak perlu ada panic buying. Selama tiga bulan ke depan masyarakat akan diberikan akses logistik murah yang harganya jauh di bawah harga pasar,” kata Khofifah, Selasa, 21 april 2020.

Ia menegaskan, bahwa format lumbung pangan ini menjadi pengganti kegiatan operasi pasar yang biasanya digelar Pemprov Jatim di awal bulan puasa Ramadan dan juga menjelang lebaran.

Namun, karena adanya pandemi virus Corona atau COVID-19, operasi pasar tidak memungkinkan untuk dihelat. Sehingga, harus digelar Lumbung Pangan Jatim yang diadakan dengan ketat memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi.

Khofifah tegas menyarankan masyarakat untuk memaksimalkan layanan pembelian online yang disediakan Pemprov Jatim.

Dalam sambutannya, Khofifah juga sempat menyoal tentang masalah kerumunan yang sempat terjadi di Jatim Expo di pagi hari tadi lantaran adanya hoax di tengah masyarakat.

Ia menyebut, bahwa masyarakat yang berbondong-bondong datang ke Jatim Expo tersebut karena ada tersiar kabar palsu yang menyebut akan ada pembagian sembako gratis di Jatim Expo dengan mekanisme pembagian menggunakan kupon dan kegiatan ini hanya dilangsungkan selama tiga hari. Padahal hal tersebut sama sekali tidak benar.

“Lumbung Pangan Jatim adalah sentra distribusi pangan jadi bukan barang gratisan. Kami mengajak semua pihak untuk sama-sama memberikan informasi yang benar, supaya masyarakat Jatim terakses kebutuhan sembakonya dengan harga yang lebih murah,” kata Khofifah.

Di Lumbung Pangan Jatim menyediakan aneka sembako yang dijual dengan harga murah di bawah harga pasar. Misalnya beras dijual dalam kemasan lima kilogram dengan harga mulai Rp 53.500 hingga 57.700.

Sedangkan telur ayam bisa diperoleh warga masyarakat dengan harga Rp 21.500 per kilogram, lalu untuk minyak goreng bisa dibeli dengan harga Rp 11.500 per liter dan bawang putih dijual dengan harga Rp 21.000 per kilogram.

Tidak hanya itu Lumbung Pangan Jatim juga menyediakan ayam beku dengan harga Rp 26.000 per kilogram(jon)