BPK: Penanganan Covid-19 Rawan Terjadi Penyalahgunaan Kekuasaan

0
18

 

JAKARTA — Penanganan Covid-19 rawan terjadi penyalahgunaan kekuasaan. Hal itu disampaikan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna, Selasa (8/9/2020), dikutip dari Sindonews.com

Perppu No 1/2020 memberikan kewenangan luas kepada pemerintah memungkinkan membuat langkah luar biasa untuk mengatasi dampak adanya pandemi Covid-19.

“Kebijakan ini memberikan kewenangan luas kepada pemerintah untuk mengambil langkah luar biasa”. kata Agung.

BPK, sebagai lembaga negara dengan mandat konstitusional memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, sangat memahami sikap dan kebijakan pemerintah.

Meskipun demikian, Agus juga mengingatkan adanya risiko dari keleluasaan wewenang tersebut.

“Salah satunya adalah munculnya penumpang gelap yang memanfaatkan situasi pandemi ini,” katanya.

Pada saat yang sama, BPK mengambil sikap terkait risiko yang senantiasa timbul dalam setiap krisis.

“Bukti empiris menunjukkan bahwa krisis adalah sasaran empuk bagi para penumpang gelap yang melakukan kecurangan,” ungkapnya.

Dimana para penumpang gelap tersebut memanfaatkan situasi kedaruratan.

“Dengan memanfaatkan situasi kedaruratan. Memanfaatkan celah dalam regulasi dan penyalahgunaan kekuasaan,” pungkasnya. (tim)