Pangdam IX/Udayana Terima Apresiasi dan Penghargaan Bidang Kesehatan

0
13

 

DENPASAR – Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bersama Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan IDI Bali memberikan apresiasi serta penghargaan dibidang kesehatan kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara bertempat di ruang dr. AA. Made Djelantik Fakultas Kedokteran Unud, Rabu (9/9/2020). Pemberian penghargaan tersebut dalam rangka mewujudkan sinergi antara TNI, akademisi, birokrasi dan profesi dalam menghadapi era adaptasi kehidupan baru menuju Bali Bangkit Indonesia Maju.

Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB., SpOT (K) menyampaikan jajaran kesehatan berterima kasih kepada Kodam IX/Udayana karena telah ikut serta dalam penanggulangan dan mencegah penyebaran Covid-19 serta mengantisipasi dan memutus penularan Covid-19.

“Kami berharap dengan kepemimpinan Pangdam IX/Udayana beserta jajarannya yang bekerjasama dan bersinergi dengan semua pihak, sangat diperlukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 untuk bisa memulihkan keadaan dan perekonomian di Bali,” ujar Dekan.

Rektor Unud, Prof. Dr. dr. AA. Raka Sudewi, Sp.S(K) menyampaikan apresiasi karena sejak awal terjadinya wabah Covid-19, Kodam IX/Udayana selalu berperan aktif dengan Dinkes dan IDI Provinsi Bali dalam melakukan penanggulangan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Bali.

Pangdam IX/Udayana mengucapkan terimakasih kepada Rektor Unud khususnya Fakultas Kedokteran Unud, IDI Provinsi Bali dan Dinkes Bali yang telah memberikan penganugerahan apresiasi bidang kesehatan kepada Kodam IX/Udayana dalam penanggulangan Covid-19 di Bali.

“Saya selaku Pangdam IX/Udayana mewakili seluruh Anggota Kodam IX/Udayana, merasa bangga dan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Rektor Unud khususnya Fakultas Kedokteran, IDI Bali dan Dinas Kesehatan Bali yang telah memberikan Penganugerahan Apresiasi Bidang Kesehatan kepada Kodam IX/Udayana dalam penanggulangan Covid-19 di wilayah Bali,” ucap Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, sudah enam bulan lebih bangsa Indonesia termasuk Bali berjuang untuk menanggulangi pandemi Covid-19 dan sudah banyak penduduk dunia yang terpapar Covid-19 serta meninggal dunia. Sementara itu di Indonesia sendiri, Bali menempati urutan ke-8 dengan 6.385 orang positif Covid-19 dan 116 orang meninggal dunia.

Dikatakan, pandemi Covid-19 juga menimbulkan dampak yang luar biasa dalam berbagai kehidupan rakyat Indonesia terutama dampak sosial dan ekonomi, jika tidak segera diatasi akan berdampak pada stabilitas pertahanan dan keamanan. Berbagai upaya sudah dilakukan mulai dari penyampaian ide, gagasan dan saran masukan untuk merumuskan regulasi dan kebijakan dalam menanggulangi Covid-19.

“Saya selaku Pangdam IX/Udayana telah berupaya menggerakkan semua sumber daya yang dimiliki Kodam IX/Udayana untuk mendukung pemerintah daerah di Provinsi Bali dalam berperang melawan Covid-19,” tegas Pangdam.

Guna memenuhi kebutuhan akan plasma konvalesen, Kodam IX/Udayana juga sudah menyelenggarakan donor darah plasma konvalesen, walaupun belum maksimal karena masih cukup banyak potensi pendonor di masyarakat yang belum mendonorkan darahnya.

Di akhir amanatnya Pangdam menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana, termasuk para dokter, perawat dan tenaga medis yang dengan tangan terbuka selalu siap maju menangani para pasien Covid-19 dan tanpa lelah melakukan penyelamatan pasien Covid-19.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pahlawan yang berjuang di garda terdepan dalam melawan Covid-19, semoga pandemi ini secepatnya berakhir, bumi kita pulih, dan kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa, Bali Bangkit Bebas Covid,” pungkas Pangdam. (tim)