DPRD Barut Gelar RDP Mengenai Komitmen PT. SAL 

0
11

 

BARITO UTARA —Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Utara kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat(RDP) yang kedua kalinya, dengan pihak Managemen PT.Satria Abdi Lestari(SAL) mengenai tuntutan masyarakat 20 persen lahan pola kemitraan atau Plasma perkebunan kelapa sawit.

RDP Lanjutan itu dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, Permana Setiawan, ST.dihadiri oleh sembilan orang anggota DPRD, dua orang Perwakilan Managemen Prusahaan Sawit, Kadis Pertanian, Kades Mukut, Sekdes Nihan dan Perwakilan masyarakat, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Barito Utara, Senin (14/09/20).

Saat RDP yang sedang dipaparkan, dari masing-masing pihak berisitegang untuk mempertahankan  pendapatnya sediri, sehingga kesepakatan sedikit alot.

Terkait lahan pola kemitraan atau Plaama perkebunan kelapa sawit 20% yang dijanjikan oleh PT.Satria Abdi Lestari (SAL) kepada masyarakat pemilik lahan.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian Barito Utara,Ir.Setia Budi, mengatakan bahwa Managemen PT.SAL sudah memiliki HGU yang telah sesuai prosedur.

Pihak yang mewakili Managemen, sekaligus sebagai General Manager(GM) PT.SAL. Sayid Abdurrahman, Menyebutkan terkait dengan materi Kemitraan Plasma yang 20 persen untuk warga,Pihak Perusahaan akan tetap berkometmen, untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Dikatakan Sayid, mengenai HGU masih dalam tahapan pengusulan ke Pemerintah, Ini kami memang mohon dukungan dari semua pihak, termasuk aparat Desa dan dari unsur Tripika juga kami harapkan, agar permasalahan ini bisa berjalan dengan baik dan cepat terselesaikan.

Anung, selaku pihak perwakilan Masyarakat desa Mukut dan Kades Mukut, saat RDP itu dilansungkan mengatakan bahwa lahan-lahan perkebunan yang digarap oleh PT.SAL tidak memiliki HGU yang di amini oleh Kades Mukut,A.Sazid.

Angota DPRD dari Fraksi PPP H.Abri memberi saran dan pendapat, kita beri ruang saja mereka untuk berdiskusi bersama, berbicara menyelesaikan masalah ini, memang kewajiban kita selaku wakil rakyat adalah memfasilitasi saja.

Anggota Dewan dari fraksi PPP H.Abri mendengar juga komitmen dari pihak PT.SAL dan mudah-mudahan, katanya tadi Managemen yang baru atau orangnya yang baru, beliau punya komitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini.

H.Abri juga memberikan saran,Terutama kepada PT.SAL dan Masyarakat, saya sependapat waktu itu dengan Kadis Perijinan, agar setiap penyelesaian permasalahan baik itu misalnya ganti rugi lahan atau urusan kemitraan ini, jangan sampai tidak melibatkan aparat desa,camat dan tokoh-tokoh masyarakat agar setiap hal-hal yang diambil keputusan itu, ada yang bertanggung jawab.

Kesimpulannya bahwa PT. SAL berkomitmen akan membangun kebun plasma 20 persen untuk masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya DPRD Kabupaten Barito Utara sepakat memberikan kesempatan kepada PT. SAL untuk menyelesaikan permasalan dengan masyarakat melibatkan Kepala Desa, Camat dan instansi terkait.  (SS).