PMDH Dan Karyawan Lokal, Jadi Perhatian PT. IUC

0
26

BARITO UTARA -Perusahaan yang bergerak disektor perkayuan di Barito Utara(Kalteng), yaitu PT.Indexim Utama Corporation(PT.IUC).Telah mendapatkan izin hak pengusahaan hutan (HPH) pertama dari Kementrian Kehutanan Republik Indonesia, tertanggal 29 Oktober 1977.

Ini awalnya diberikan izin areal seluas 73.000 hektar, namun setelah izin pembaharuan dengan nomor.SK IUPHHK 806/Kpts-VI/1999 tertanggal 29 Oktober 1999, luas arealnya menjadi 52.480 hektar.

Adapun untuk wilayah kerja perusahaan ini yakni di beberapa desa yang ada di wilayah Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara, yang berbatasan langsung dengan wilayah Kalimantan Timur.

Sejak beroperasi di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, berbagai program pembinaan masyarakat desa sekitar hutan (PMDH) pun dilaksanakan perusahaan tersebut seperti pertanian mantap, peningkatan ekonomi, pengembangan sarana dan prasarana umum, social budaya, dan konservasi sumberdaya hutan dan lingkungan.

Berdasarkan rencana kerja umum(RKU), sebelumnya hanya ada tiga desa yang wajib dibina oleh PT. Indexim Utama yakni Desa Lampeong II, Desa Berong dan Desa Muara Mea, akan  tetapi tidak cuma tiga Desa saja, yang dianggap perlu pembinaan oleh perusahaan, dan Perusahaanpun tetap berinisiatif membina sampai ke desa lainnya di Kecamatan Gunung Purei, yakni Desa Payang, Lampeong I, Baok, Desa Lenon Besi I dan Tanjung Harapan, ungkap Wakil General Meneger PT. Indexim Utama H.Supri Muyono,Selasa 22/9/20 kepada wartawan baru-baru ini di Muara Teweh.

Disampaikannya, disamping melaksanakan program PMDH terhadap 8 desa yang menjadi binaan, perusahaan juga sangat memperhatikan serta memprioritaskan tenaga kerja local untuk bekerja di perusahaan ini.

Saat ini tercatat dari total 188 orang karyawan PT. Indexim, 70 persen atau 104 orang merupakan tenaga kerja local. Kemudian di perusahaan yang telah berumur puluhan tahun ini, juga terdapat istilah karyawan borongan dilapangan dan tenaga harian lepas.

Ini merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah ini, dimana disamping berkebun, warga juga dapat menjadi karyawan borongan lapangan dan tenaga harian lepas di PT. Indexim.

Terhadap warga lokal juga terbuka untuk menjadi karyawan borongan dan harian, serta memungkinkan untuk menjadi karyawan tetap sesuai dengan waktu dan prestasi kerja,”kata H.Supri yang didampingi Manager Camp Awiandie Tanseng.

PT.Indexim Utama juga menghormati adat Istiadat yang ada di wilayah kerjanya, hal ini dibuktikan pula, dengan dilaksanakannya ritual selamatan sebelum perusahaan tersebut bekerja.

Untuk kegiatan selamatan ini, kita mengundang ahli adat atau sesepuh adat desa, untuk menjadi pemandu dalam acara selamatan blok tebangan tahunan sesuai dengan kearifan local setempat,” ucapnya.

Melalui program PMDH perusahaan juga, mendukung perkembangan penggunaan sarana kesehatan seperti Posyandu atau bantuan fasilitas pengobatan lainnya,” jelas H. Supri. (SS).