Dinali Tak Profesional, Warga Kepulauan Datangi Kantor Pengelola Pelayanan Kapal

0
22

SUMENEP – Pelayanan kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) yang dikelola PT Sumekar dinilai tidak tidak prifesional, karena tempat penumpang bercampur aduk dengan barang.

Akibatnya, sejumlah warga yang mengatasnamakan Komunitas Warga Kepulauan (KWK) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur datangi kantor PT Sumekar, meminta untuk memperbaiki managemen, Jumat (27/11/2020).

Salah seorang warga Kepulauan Kangean, Sumenep, Abd. Azis Salim Syabibi menegaskan hal itu kepada pihak manajemen PT Sumekar.

“Bagi direksi yang baru, tolong manajemen PT. Sumekar diperbaiki. Jangan biarkan tetap seperti kemarin-kemarin,” tegasnya.

Ia meminta direksi yang baru wajib bisa memperbaiki pelayanan secara maksimal, demi kenyamanan dan keamanan penumpang dalam pelayaran.

“Banyak karyawan DBS bekerja bukan pada fungsinya, karyawan di dalam kapal terlalu gemuk dan perlu dibenahi,” ujarnya..

Pihaknya juga berharap agar tidak terjadi over kapasitas seperti yang selama ini terjadi pada momen-momen tertentu, manifes kapal benar-benar harus diperhatikan.

“Manifes kapal harus betul-betul diperhatikan. Jangan sampai terjadi lagi kelebihan penumpang. Kapasitas kapal 350, tapi muat penumpang sampai 500 hingga 600 orang,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sumekar, Syaiful Bahri berjanji akan memenuhi harapan dari warga untuk perbaikan manajemen kapal Sumekar yang pelayanan lintasan kepulauan.

“Kami akan berupaya menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang. Harapan bapak-bapak sebenarnya sama dengan visi dan misi kami di direksi yang baru,” kata Syaiful.

Sekedar diketahui, PT. Sumekar merupakan salah satu BUMD Pemkab Sumenep yang bergerak di bidang transportasi laut.

Saat ini, PT Sumekar mengelola dua kapal yaitu KM Dharma Bahari Sumekar (DBS) 1 dan 3 yang melayani rute dari Pelabuhan Kalianget ke sejumlah wilayah Kepulauan Kabupaten Sumenep.(birosumenep)