Hasil Sidak Bupati, Catatan Hitam Proyek Pembangunan

0
18

LUMAJANG – Pembangunan Sirkuit BMX yang berada diseputar objek wisata Pemandian Alam Selokambang di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Lumajang menjadi catatan hitam dunia kontraktor di Lumajang.

Pasalnya, Proyek yang menelan biaya hampir setengah milyar rupiah itu, bikin geram Bupati Thoriq. Disinyalir dikerjakan tidak sesuai juknis karena kedalamannya diketahui tipis.

“Berapa ini kedalamannya, kok tipis sekali. Wah, ini jelas nggak sesuai dengan juknis dan juknis,” kata dia Rabu (13/1/2021).

“Yaopo iki kok akeh seng pecah-pecah, anda gak pernah garap proyek ya,” ungkapnya di depan pelaksana proyek Azis yang saat itu terus saja berargumen meskipun proyeknya jelas-jelas amburadul.

Menyikapi hal ini, Roni warga Petahunan cukup mengapresiasi langkah yang diambil oleh bupati, ia berharap proses sidak tidak hanya berhenti sampai disitu saja, ia menginginkan agar pelaksana proyek yang ngawur tersebut bisa segera diproses hukum.

“Kalau hanya sebatas sidak, saya yakin pelaksana tidak akan jera, makanya saya sangat berharap agar Kejaksaan atau Kepolisian sigap melihat kasus ini, karena ini uang rakyat mas,” harapnya, dikutip dari Nusantarapos.

Senada dengan Roni, seorang aktivis lokal peduli pembangunan Lumajang, Drs Agus Trimurti, warga Ditotrunan mengatakan, dalam hal penyelenggaraan jasa konstruksi tidak sesuai juknis, Pemerintah pun tidak dapat melepaskan tanggung jawabnya hanya kepada kontraktor saja.

“Pemerintah kan memiliki kewajiban menyelenggarakan jasa konstruksi yang sesuai dengan standartnya,” ujar dia, Jum’at (15/1/2021) pagi.

Namun demikian, pihaknya juga mengapresiasi tindakan Bupati yang melakukan sidak ke lokasi pembangunan proyek sirkuit BMX tersebut dan membuat geram dirinya atas pelaksanaan pembangunan yang terkesan dikerjakan asal asalan itu.

“Saya mengapresiasi tindakan Bupati menegur pelaksana proyek, karena publik berhak tahu baik buruknya kualitas suatu proyek yang menggunakan anggaran pemerintah. Tidak boleh main kucing kucingan. Apalagi jika sampai ada persekongkolan jahat,” kritiknya. (duk)