Kejari Probolinggo Ekspos Penetapan Tersangka Dugaan Penyimpangan Dana KUR

0
11

PROBOLINGGO – Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo melakukan ekspose penetapan tersangka perkara tindak pidana korupsi dugaan penyimpangan dana kredit usaha rakyat (KUR).

Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI Unit Leces, Probolinggo, Jawa Timur, senilai lebih kurang Rp 1 miliar diduga dikorupsi oleh oknum karyawan berinisial MH.

MH diduga membujuk dan mengarahkan nasabah penerima dana KUR untuk membeli motor bekas di showroom salah satu rekannya, pemilik shoroom sepeda motor bekas berinisial YA.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Adhryansah menyebut oknum karyawan BRI Unit Leces, MH, tidak melaksanakan peraturan Kementerian Perekonomian dalam menyalurkan dana KUR. Menurut Adhryansah, atas perbuatan YA, negara telah dirugikan sebesar Rp 1.059.202.822.

“Dana KUR yang dicairkan BRI Cabang Probolinggo itu diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki usaha agar usaha kecilnya berkembang. Tapi, oleh MH yang bertugas sebagai peneliti kelayakan calon penerima KUR, ternyata tidak dilaksanakan sebagaimana diatur BRI dan Kementerian Perekonomian,” kata Adhryansah, Selasa (19/1/2021), dikutip dari Kompas.com

“Jadi MH ini mengarahkan nasabah yang menerima KUR membeli motor bekas di showroom milik YA,” tambahnya.

Kasus tersebut terungkap setelah BPKP melakukan audit dan menemukan fakta kerugian negara akibat perbuatan MH adalah sebesar Rp 1.059.202.822.

Menurut Ardhyansyah, kejaksaan melakukan penyelidikan. Ia mengaku, hasil audit yang dilakukan BPKP menjadi pintu masuk bagi kejaksaan untuk mengunkap kasus itu.

Akibat perbuatannya, pelaku disangka dengan Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 18 ayat 1 huruf b Ayat 2 dan Ayat 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP. (tim)