Siswa Sekolah Kota Batu, Siap Kembali Bertatap Muka

0
51

KOTA BATU — Pembelajaran tatap muka segera di laksanakan, Perwali kota Batu telah di tandatangani dan persiapan sudah di lakukan, termasuk pengajuan proposal dari sekolah, terutama jenjang SMP, terang kepala dinas pendidikan kota Batu Enny Rachyuningsih, kepada para kuli tinta, Jumat(19/2/2021)

Ia menjelaskan, PTM di lakukan secara bertahap mulai dari jenjang sekolah yg paling tinggi, yakni jenjang SMP kelas IX, tapi jika tidak di temukan kasus covid baru, maka akan berlanjut ke kelas di bawahnya sampai ke jenjang tingkat SD.

Untuk teknis sesuai perwali, bahwa PTM harus memenuhi fasilitas prokes yang disediakan oleh masing masing penyelenggara pendidikan dan terpenting lagi adanya persetujuan dari wali murid.

Lebih lanjut nantinya pihak sekolah diberi keleluasaan mengatur durasi pembelajaran, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing masing sekolah, kemudian pembatasan 50 persen kapasitas ruang kelas, dari pembatasan tersebut ada yang masuk pagi dan siang hari.

“Persyaratan lainnya bagi penyelenggara pendidikan yaitu, ketika akan mulai kegiatan belajar tatap muka, harus memiliki tim satgas covid-19, harus melibatkan tenaga pendidik dan komite sekolah dan satgas tersebut di bentuk berdasarkan SK kepala sekolah”tegasnya.

Meskipun perwali sudah di tandatangani oleh walikota Dewanti Rumpoko, PTM tetap mengacu pada SKB empat menteri, salah satunya harus berada dalam zona kuning atau hijau, segangkan khusus PAUD dan TK belum di perbolehkan kembali ke sekolah.

Kepala SMPN kota batu, Budi Prasetyo, mengatakan jika pihak sekolahnya telah mengajukan proposal untuk pembelajaran tatap muka, tinggal menunggu adanya tim monitoring untuk menilai pesyaratan dan kelayakan.

“Nanti akan ada tim monitoring ke sekolah untuk menilai apakah sudah layak di lakukan pembelajaran tatap muka, kemudian pemkot batu melalui dinas pendidikan memberi rekomendasi kepada kepala sekolah” bebernya.

Diungkapkan juga dari rekap hampir 90 persen lebih orang tua murid sudah setuju tatap muka, juga telah merencanakan pembelajaran terpadu, nantinya antara Pembelajaran Jarak Jauh (PJK) akan lebih dominan dengan ditunjang pembelajran tatap muka (PTM). (Dian hari wibowo)