Hampir Seluruh Anggota KKI Hijrah ke Shindoka, Berikut Alasannya

0
26

LUMAJANG – Berawal dari merasa tidak nyaman, para Karateka KKI Lumajang hijrah ke Perguruan Shindoka Shintoriyu Indonesia Karate-do, yang keberadaannya di Lumajang baru terbentuk pada hari Minggu (21/02/2021).

Ketidak nyamanan anggota KKI tersebut ditandai dengan berpindahnya sekitar 200 Karateka serta pelepasan Almamater lama perguruan lama ( KKI red.), sekaligus penyematan Atribut baru yaitu Shindoka.

Ketua Umum Shindoka, Mugi Santoso menegaskan bahwa kepindahan mereka ke Shindoka di karenakan masalah administrasi dan dualisme kepemimpinan di perguruan KKI.

“Hal ini membuat uasana perguruan menjadi tidak nyaman bagi mereka,” kata Mugi kepada wartawan.

“Kami yang memiliki kesamaan pemikiran dan misi, maka beralih pindah ke perguruan Shindoka ,yang berjumlah sekitar 200 Karateka yang dipimpin oleh sekitar 15 Orang Shinse ( Guru),” terangnya lebih lanjut.

Mugi Santoso menyebutkan bahwa Shindoka sudah mendaftarkan diri ke Induk Organisasi, yaitu Forki Kabupaten Lumajang.

“Alhamdulilah Suratnya sudah dikirim ke Forki yang tembusannya ke Koni Kabupaten Lumajang,” imbuh Mugi.

Pada kesempatan tersebut, Mugi mengakui jika Karatekanya belum bisa dipertandingkan dengan alasan karena masih dalam proses perpindahan.

“Mereka belum bisa bertanding atau mengikuti lomba atas.nama perguruan, namun mereka bisa bertanding atas nama sekolahnya masing masing,” ungkapnya.

Sementara itu Ali Mochtar, penasehat perguruan yang merupakan Shinse senior di Shindoka menyatakan bahwa kepindahan mereka dari KKI ke Shindoka adalah demi kebaikan KKI, yakni untuk mengahiri perselisihan yang terjadi di KKI itu sendiri, sehingga nantinya KKI akan tenang kembali.

“Kepindahan kami ini sebenarnya demi kebaikan bersama, sehingga dalam berlatih menjadi tenang. Nantinya para Karateka di perguruannya masing masing bisa berlatih dengan baik dan menorehkan prestasi yang tinggi,” pungkasnya. ( bam)