Jalan Kertowono – Tunjung Semakin Parah, Pemkab Lumajang Dinilai Abai

0
36

GUCIALIT – Kerusakan jalan lintas penghubung Desa Kertowono ke Desa Tunjung Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang semakin parah, Senin (22/02/2020)1).

Kondisi jalan rusak milik Pemkab Lumajang tersebut hngga saat ini belum ada tanda tanfa akan dilakukan perbaikan, sehingga membuat kerusakan jalan semakin parah.

Menurut pengakuan warga setempat, jalan tersebut kini sudah bukan seperti jalan, mereka menyebut “sawah beroh” (ladang lumpur-red).

“Saat ini jalan sudah sangat rusak, penuh lumpur dan berlubang persis seperti kubangan kerbau, kalau sudah musim hujan kayak gini, waduh jangan coba coba lewat sini, mas. Bisa bisa mandi lumpur pean,” kata Samiari (44) salah seorang pengguna jalan saat diwawancarai wartawan, Senin (22/02/2021).

Dia menyebut kerusakan jalan itu sudah lebih kurang delapan tahunan. Namun, Pemerintah Kabupaten Lumajang belum melakukan perbaikan.

“Kerusakan jalan ini sudah lama sekali. Saya setiap hari melalui jalan ini. Saya orang Desa Tunjung mas. Dan saya harus waspada karena banyak lubang di tengah jalan. Apa lagi jembatan gorong gorong di situ itu sudah njeglong bongkar mas. Heran saya, kok ndak segera ditangani ya? Kasihan warga sini. Saya berharap kepada pemerintah cepatlah di perbaiki jalannya,” ucapnya.

Keluhan kerusakan jalan juga diungkapkan salah satu warga Desa Kandangan, Kusairi (25), pedagang alat alat dapur plastik.

Menurutnya, jalan yang rusak itu membuat jarak tempuh dari Desa Kertowono ke Desa Tunjung menjadi seperti sangat jauh.

“Jalan seperti ini sangat menyiksa sekali, tapi ya gimana lagi, lha wong pejabat yang berwenang “mitek” mawon (diam saja -red),” sebut Kusairi kepada wartawan. (duk/bam)