Makodim 1013 Muara Teweh Terjunkan 31 Personil RC Bantu Penanggulangan Bencana

0
47

Barito Utara –Markas Komando Distrik Militer 1013 (Makodim) Muara Teweh, menerjunkan 31 personil reaksi cepat dari TNI, dalam pelaksanaan penanganan kegiatan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan(Karhutla)serta perlengkapan batingsor. 

Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Kav. Rinaldi Irawan,M.Han, usai apel gelar pasukan mengatakan, dalam kegiatan ini Kodim 1013 Muara Teweh menerjunkan sebanyak 31 personil dari TNI,pada hari Selasa (23/2/21).

Dengan arahan dari atasan kita sudah membentuk satuan setingkat pleton, dan tentunya tidak bisa bekerja sendiri karena, penanggulangan bencana alam seperti ini khususnya sebelum terjadi, banyak stakeholder terkait yang harus turun kelapangan. Kita bersinergi semua,baik BPBD, Dinas Kesehatan, Polres Barito Utara,TNI, Manggala Agni,Tagana, Dinsos dan PMD serta masyarakat.

Dikatanya kita gelar hari ini semua, kendaraan,alat pemadam kebakaran, alat komonikasi yang tentunya bersinergi dengan BPBD sebagai supervisi dan rekan-rekan dari stakeholder lainnya.
 

Kodim 1013 Muara Teweh sendiri menurunkan 31 orang personil apabila, terjadi bencana tentunya dilakukan pencegahan oleh Babinsa maupun Danramil yang ada di wilayah bencana, karena dari Kodim 1013 ke, tempat terjadinya bencana membutuhkan waktu dan jarak, sehingga perlu Babinsa serta Danramil yang mengatasi langkah awal, untuk membantu dan menanggulanginya, jelas Dandim 1013.

Untuk Pasukan siaga reksi cepat akan berkomonikasi dengan BPBD dan komponen lainnya, bergerak ke tempat bila terjadi bencana.Untuk perlengkapan tentunya BPBD yang paling lengkap, kita pasti mengandeng BPBD dalam penanganannya.

Karena BPBD lah supervisi dan untuk perlengkaan sudah lengkap, juga termasuk di wilayah-wilayah kecamatan sampai ke desa untuk penanganan awal,”ungkapnya.

Kepala Pelaksana Tugas(Plt) BPBD Barito Utara,H.Gajali Montalatua mengatakan, yang namanya bencana selalu ada, tinggal kesiapan SDM kita untuk mengantisipasinya,sarana dan prasarana serta hubungan koordinasi antar lembaga baik TNI,Polri, Satpol PP,Damkar, Manggala Akni dan juga Tagana serta komponen-komponen lainnya.

Seperti dititik-titik rawan bencana sudah kita siapkan SDM,MPA yang di koordinir oleh Camat bersama Kepala Desa dengan peralatannya.

Selain disetiap MPA juga ada memiliki satu unit watter suplay,satu unit pengangkut personil dan dua sepeda motor CRF dan alat-alat pelindung diri dan Zet Sutter.ini adalah persiapan sarana dan prasarana yang kita tempatkan di daerah titik rawan bencana,apabila pada saat terjadi bencana tinggal kita berkoordinasi dan bisa bergerak dengan cepat, jelas Gazali.  (SS).