DPRD Banyuwangi Bentuk Pansus Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026

0
63

BANYUWANGI — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, membentuk sekaligus mengesahkan Panitia khusus (Pansus) untuk membahas perencanaan awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2021-2026.

Rapat paripurna internal dewan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi, pada Selasa (13/04/2021) ini dipimpin langsung Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara,SE didampingi Wakil Ketua DPRD, M.Ali Mahrus dan dihadiri anggota dewan lintas fraksi.

“ Rapat paripurna internal hari ini dalam rangka membentuk dan mengesahkan Pansus dalam rangka pembahasan Rancangan awal RPJMD Tahun 2021-2026 “, ucap Made Cahyana saat dikonfirmasi Awak Media.

Menurut I Made Cahyana Negara, Ketua DPRD Banyuwangi hal ini merupakan momentum strategis Pemerintah daerah bersama DPRD dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sebagaimana amanat Undang-Undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Maka setiap perencanaan pembangunan daerah harus tetap memperhatikan asas dan cara pendekatan teknokratif,aspirastif, politis atas bawah, bawah atas sebagaimana ketentuan Pasal 7 Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017.

Jika mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 tahun 2017, Bupati terpilih paling lambat 40 hari harus menyerahkan perencanaan awal (Ranwal) RPJMD untuk dibahas dan disepakati bersama dengan DPRD.

“ Sesuai dengan ketentuan, sejak diterima Pansus DPRD hanya mempunyai waktu 10 hari untuk melakukan pembahasan Rancangan awal RPJMD Kabupaten Banyuwangi tahun 2021-2026″, ucap Made Cahyana.

Selanjutnya hasil pembahasan Rancangan awal RPJMD oleh pansus dirumuskan dalam nota kesepakatan yang nantinya ditanda tangani oleh Kepala Daerah dan Ketua DPRD, setelah disepakati dan ditanda tangani, barulah berkas akan dikirim kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) untuk mendapatkan persetujuan.

“ Dalam rapat paripurna internal telah disepakati saudara Irianto,SH sebagai Ketua Pansus Rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026″, pungkas ketua DPRD Banyuwangi.

Lebih lanjut Made menambahkan penyusunan Ranwal RPJMD merupakan penyempurnaan rancangan teknokratik RPJMD berpedoman pada visi, misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.

Sekedar diketahui dalam Pemilukada tahun 2020 yang lalu, Bupati Banyuwangi dan Wakil Bupati Banyuwangi terpilih, Ipuk Fiestiandani dan H.Sugirah dalam visinya ingin mewujudkan Banyuwangi yang semakin maju, sejahtera dan berkah.

Dengan misi, pertama meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan ekonomi local berbasis pertanian, perikanan, UMKM dan pariwisata fokus pada keberdayaan keluarga untuk membuka lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan, sedang yang kedua membangun SDM unggul, sehat jasmani rohani, produktif dan berkarakter melalui peningkatan akses serta pelayanan pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Berikutnya yang ketiga mewujudkan masyarakat berakhlak yang memegang teguh nilai-nilai keagamaan, menjaga keluhuran adat istiadat serta menguatkan gotong royong dan kerukunan dalam harmoni kebhinekaan, selanjutnya yang keempat, mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi dan social yang semakin merata dengan memperhatikan daya dukung lingkungan.

Untuk yang terakhir yang kelima, memantapkan tata kelola pemerintahan yang tangkas dan dinamis melalui transformasi digital untuk mewujudkan birokrasi produktif dan kemudahan berusaha. (Sigit)