Terinspirasi Ginting, Mochamad Yasin Oktavian Lebih Giat Berlatih Bulutangkis

0
320

CIMAHI —
Yasin adalah nama panggilan Muhammad Yasin Oktavian, masih sangat kecil saat mulai diperkenalkan olah raga bulutangkis oleh sang Ayah sekaligus pelatihnya, Dian Supriatna.

Usia empat tahun sudah mulai ikut berlatih dengan sang ayah, terlihat lebih panjang raket badminton dibandingkan tinggi badannya, tak terasa Yasin sekarang sudah menginjak kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Mandiri 2 Citeureup Kota Cimahi, Pada usia 5 tahun Yasin kecil sudah mengikuti pertandingan perdananya tingkat Jawabarat.

Sang Ayah, ketiaka ditemui Gempurnews (7/9/2021), menyampaikan, dirinya memberikan porsi latihan yang cukup serta disesuaikan dengan usia Yasin, dalam keseharian Yasin yang saat ini duduk di kelas 3 tetap melakukan aktifitas seperti anak-anak seusianya, diantaranya bermain layang-layang, namun saat jadwal berlatih Yasin selalu bersemangat untuk mengejar cita-citanya menjadi juara bulutangkis seperti yang telah diraih oleh Anthony Sinisuka Ginting.

Saat ditemui oleh wartawan di kediamannya Jalan Ciaeitali Gg.Sukabakti 6G No.97 RT 05-RW 10, Kelurahan Citeureup Kevamatan Cimahi Utara, Yasin mengungkapkan kepada Awak media, dirinya ingin menjadi juara seperti yang telah diraih oleh seniornya Anthony Sinisuka Ginting ( Ginting).

“Saya bercita-cita ingin menjadi juara seperti Kak Ginting untuk mencapai cita-cita saya, saya berlatih secara rutin bersama ayah.” Ujarnya.

Sementara Sang Ayah sekaligus pelatih Yasin, Dian menyampaikan jika anaknya yang sekaligus atlit binaannya ini( Yasin), memiliki semangat yang tinggi dan giat dalam berlatih.

“Setelah melihat prestasi Anthony Sinisuka Ginting (Ginting) yang mencapai prestasi Internasional, semangat yasin timbul kembali dan sekarang Yasin menjadi giat berlatih.”Terang Dian Supriatna.

Kakak dari Raihna Yasmina Faiha ini semakin giat berlatih yang langsung ditangani oleh sang Ayah merangkap pelatihnya ini.

Raihna Yasmina Faiha Sang adik Yasin tak mau kalah juga, diusia yang baru menginjak kurang dari 3 tahun sudah mulai diperkenalkan olahraga bulutangkis.

Sang Ayah menjelaskan, untuk mencetak Atlit bulutangkis itu sangat sulit dan juga berat
karena persaingan sangatlah ketat, bisa dibilang mustahil untuk naik ke permukaan, disamping
Fasilitas yang harus memadai, program yang tepat serta team pelatih yang mumpumi.

“semoga yasin kedepan bisa menjadi juara menggantikan seniornya yang sekarang telah menjadi juara dan dapat menggarumkan nama Cimahi seperti halnya Anthony Sinisuka Ginting.”Pungkas Dian Supriatna pelatih sekaligus Ayah Muhammad Yasin Oktavian. (AES)