JEMBER -Wakil bupati Jember bersama kementrian agama kabupaten Jember pada Kamis,(14/11/2021) meresmikan kampung nelayan sadar zakat diwilayah pesisir selatan Jember.
Kampung ini dibentuk nantinya dapat membantu sesama yang terdampak pandemi, pemkab juga menginisiasi kampung ini agar nantinya juga dibentuk ada disetiap kecamatan se kabupaten Jember selain di Desa Mojomulyo Kecamatan Puger.

Dalam kesempatan tersebut wakil bupati Jember M Firjaun Barlaman, dalam pidato singkat juga menyampaikan, pentingnya rasa empati diantara sesamanya, dan menghidupkan kembali budaya gotongroyong.
“Di era pandemi ini semua masyarakat terdampak secara ekonomi, nah gotong royong sangat diperlukan untuk membantu sesama dari segi ekonomi,” Ujarnya
Selain itu Wakil bupati Jember M Firjaun Barlaman, menyampaikan jika dua juta masyarakat jember urunan setiap hari seribu rupiah saja maka uang yang terkumpul sudah mencapai dua setengah milyar tentu angka kemiskinan yang semakin bertambah akibat pandemi bisa diatasi secara mandiri oleh kabupaten jember.
Selain menghadiri kampung nelayan Zakat, dalam kesempatan yang sama Wabup juga merespon keras terkait dugaan pungli Program pemerintah PTSL, yang beberapa hari lalu ramai dan sudah viral dibeberapa media terkait dugaan yang dilakukan oleh beberapa oknum perangkat desa Dikecamatan Gumukmas.
“Kita beberapa hari yang lalu juga kedatangan tim Saber pungli, bentuk pungli apapun akan kita dukung sepenuhnya untuk dilibas, dan kami akan bantu dan dukung langkah kepolisian dan juga kejaksaan Jember untuk menindaklanjuti hal ini,” terangnya.(son)



